Kab ManokwariPemerintahan

Buka Bimtek Sipades 3.0, Wabup Manokwari Dorong Perangkat Kampung Jadi Agen Perubahan Digital

MANOKWARI, JAGATPAPUA.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manokwari berkomitmen kuat melakukan transformasi tata kelola pemerintahan di tingkat kampung. Salah satu langkah strategis yang kini ditempuh adalah implementasi aplikasi Sistem Informasi Pengelolaan Aset Desa (Sipades) versi 3.0.

Wakil Bupati Manokwari, H. Mugiyono, S.Hut., M.Ling., saat membuka kegiatan bimbingan teknis (bimtek) penggunaan aplikasi tersebut, menegaskan bahwa digitalisasi aset kampung merupakan kunci untuk mewujudkan tata kelola yang transparan, efektif, dan akuntabel.

“Di era digital saat ini, pengelolaan aset kampung harus dilakukan secara tertib, lengkap, dan terukur. Sipades 3.0 bukan sekadar alat pencatatan, melainkan instrumen strategis untuk memperkuat kualitas data, mempercepat pelayanan, serta meningkatkan ketepatan pengambilan keputusan di tingkat kampung,” ujar Mugiyono, Rabu (15/7/26).

Mugiyono menyoroti bahwa selama ini, pengelolaan aset di banyak kampung masih terkendala oleh data yang belum lengkap, sistem pencatatan manual, serta kurangnya integrasi antarproses. Kondisi ini, menurutnya, menjadi tantangan tersendiri dalam mewujudkan akuntabilitas pemerintahan.

“Kami menyadari masih ada tantangan dalam pengelolaan aset. Melalui Sipades 3.0 ini, kita menghadirkan integrasi digital, pemantauan secara real-time, hingga pelaporan otomatis yang lebih akurat. Ini akan merevolusi cara kampung mengelola asetnya secara lebih efisien,” jelasnya.

Lebih lanjut, Wakil Bupati menekankan bahwa keberhasilan digitalisasi ini sangat bergantung pada komitmen dan kerja sama seluruh pihak, mulai dari operator hingga Kepala Kampung.

“Teknologi hanyalah alat. Keberhasilan tetap ditentukan oleh kedisiplinan dan kolaborasi manusianya. Saya mengajak seluruh perangkat kampung untuk menjadi agen perubahan di wilayah masing-masing, menerapkan ilmu yang didapat dari bimtek ini, serta tidak ragu untuk saling berbagi pengalaman antar kampung agar sistem ini berjalan maksimal,” tambahnya.

Pemkab Manokwari sendiri telah menyiapkan dukungan penuh, mulai dari alokasi anggaran, penyediaan infrastruktur pendukung, hingga pendampingan teknis secara berkelanjutan.

Diharapkan, dengan implementasi Sipades 3.0, tata kelola kampung di Manokwari dapat menjadi percontohan bagi daerah lain di Provinsi Papua Barat dalam membangun pemerintahan kampung yang modern, adaptif, dan responsif terhadap perkembangan zaman.

Kegiatan bimtek yang diikuti oleh perwakilan kampung dari berbagai wilayah di Kabupaten Manokwari ini diharapkan mampu meningkatkan kompetensi SDM dalam mengoperasikan aplikasi berbasis data digital tersebut. (jp/alb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Hati-hati salin tanpa izin kena UU no.28 Tentang Hak Cipta