Kab ManokwariProvinsi Papua BaratReligi

PW BKMT Papua Barat Perkuat Ukhuwah, 11 Majelis Taklim Manokwari Selatan Terima Santunan

BKMT mampu menjadi wadah yang mendorong peran perempuan dalam membangun keluarga yang harmonis serta kehidupan sosial yang penuh toleransi dan kepedulian.

MANOKWARI, JAGATPAPUA.com — Pengurus Wilayah Badan Kontak Majelis Taklim (PW BKMT) Papua Barat terus memperkuat silaturahmi dan ukhuwah Islamiyah melalui kegiatan pengajian rutin bersama majelis taklim di wilayah Kabupaten Manokwari.

Kegiatan pengajian rutin bulanan tersebut digelar di Masjid Babussalam, Sowi, Distrik Manokwari Selatan, Minggu (9/8/2026). Kegiatan mengusung semangat “Merajut Ukhuwah, Memperkokoh Pondasi Keluarga Islamiyah” dan diikuti 11 majelis taklim yang tergabung dalam PC BKMT Manokwari Selatan.

Selain menjadi wadah untuk memperdalam pemahaman keagamaan, kegiatan tersebut juga menjadi momentum mempererat hubungan antarmajelis taklim sekaligus memperkuat kepedulian sosial melalui penyerahan santunan kepada seluruh majelis taklim yang hadir.

Ketua PW BKMT Papua Barat, Novia Utami Manaray, menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya kegiatan tersebut yang dinilainya menjadi ruang penting untuk mempererat persaudaraan dan membangun kebersamaan di antara para pengurus dan anggota majelis taklim.

“Alhamdulillah, Pengajian Rutin Bulanan Pengurus PW BKMT Papua Barat bersama Majelis Taklim se-PC BKMT Manokwari Selatan telah terlaksana dengan penuh keberkahan hari ini di Masjid Babussalam Sowi Manokwari,”kata Novia.

Ketua PW BKMT Papua Barat, Novia Utami Manaray saat menyerahkan Santunan kepada salah satu Majelis Taklim.

Menurutnya, kegiatan kali ini terasa istimewa karena dihadiri oleh 11 majelis taklim dari wilayah Distrik Manokwari Selatan. Pertemuan tersebut tidak hanya diisi dengan pengajian, tetapi juga menjadi ruang untuk saling menguatkan tali silaturahmi dan membangun semangat kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat.

Dalam kegiatan itu, jamaah mendapatkan tausiah dari Ustaz H. Raswin Haris, S.H.I., yang mengangkat tema “Pondasi Keluarga Islamiyah: Empat Warisan Surga.”

Materi tersebut mengingatkan pentingnya membangun keluarga yang berlandaskan nilai-nilai keislaman, kasih sayang, tanggung jawab, dan keteladanan. Keluarga dinilai sebagai salah satu fondasi utama dalam membentuk generasi yang memiliki akhlak dan kehidupan sosial yang baik.

“Dalam pengajian ini kita kembali diingatkan tentang pentingnya membangun pondasi keluarga Islamiyah agar rumah tangga kita senantiasa dipenuhi keberkahan,” ujar Novia.

Tidak hanya berfokus pada pembinaan keagamaan, PW BKMT Papua Barat juga menunjukkan kepedulian sosial melalui penyerahan santunan kepada masing-masing majelis taklim yang hadir.

Foto bersama usai pengajian Rutin Bulanan BKMT Papua Barat.

Novia berharap santunan tersebut dapat memberikan manfaat sekaligus menjadi penyemangat bagi para pengurus dan anggota majelis taklim untuk terus menebarkan nilai-nilai kebaikan di tengah masyarakat.

“Semoga keberkahan ini membawa manfaat, mempererat rasa persaudaraan, dan menjadi penyemangat bagi kita semua dalam menyebarkan kebaikan,” tuturnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh jamaah, pengurus majelis taklim, penceramah, serta pihak-pihak yang telah berkontribusi sehingga kegiatan tersebut dapat terlaksana dengan baik.

“Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh jemaah dan pihak yang telah berkontribusi dalam momen penting ini. Semoga kita senantiasa diberi keberkahan dalam kehidupan kita,” ungkapnya.

Adapun 11 majelis taklim yang hadir dalam kegiatan tersebut yakni MT Darul Taubat, MT Asy-Syahadah, MT Muhajirin, MT Al-Fatah, MT Babussalam, MT Safa Marwa, MT Al-Ikhsan Logbon, MT Al-Arfa’, MT Miftahul Jannah, MT Al-Ikhlas Wasai, dan MT Baitullah Weluri.

Melalui kegiatan pengajian rutin tersebut, PW BKMT Papua Barat berharap silaturahmi antarmajelis taklim dapat terus terjaga dan berkembang. Selain memperkuat pemahaman keagamaan, BKMT juga mampu menjadi wadah yang mendorong peran perempuan dalam membangun keluarga yang harmonis serta kehidupan sosial yang penuh toleransi dan kepedulian.(jp/red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Hati-hati salin tanpa izin kena UU no.28 Tentang Hak Cipta