HeadlineKab ManokwariPemprov PB

Menuju Pesparawi Nasional XIV, Pemprov Intensifkan Penataan dan Kebersihan Kota Manokwari

MANOKWARI, JAGATPAPUA.com – Pemerintah Provinsi Papua Barat bersama Pemerintah Kabupaten Manokwari terus mematangkan berbagai persiapan menjelang pelaksanaan Pesparawi Nasional XIV Tahun 2026 yang akan digelar di Manokwari.

Salah satu fokus utama yang saat ini dilakukan adalah penataan dan mempercantik wajah Kota Manokwari sebagai tuan rumah event keagamaan berskala nasional tersebut.

Sepanjang Jln Trikora Wosi Manokwari tampak bersih menjelang Pesparawi Nasional XIV 2026.

Wakil Gubernur Papua Barat, Mohamad Lakotani, kepada awak Media Senin (8/6/2026) mengatakan upaya penataan kota mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak, termasuk TNI, Polri, serta instansi vertikal di daerah yang terlibat dalam kegiatan pembersihan dan pembenahan lingkungan kota.

Menurut Lakotani, panitia bersama pemerintah daerah terus melakukan rapat koordinasi secara intensif guna memastikan seluruh aspek persiapan berjalan sesuai rencana. Setiap perkembangan dan kebutuhan yang masih perlu dibenahi terus dievaluasi agar seluruh kesiapan dapat dimantapkan sebelum hari pelaksanaan.

“Pada Jumat pekan lalu kami kembali menggelar rapat bersama Forkopimda dan seluruh pimpinan perangkat daerah. Dalam rapat tersebut telah dilakukan pembagian tugas untuk mendukung panitia Pesparawi sehingga setiap pihak memiliki tanggung jawab yang jelas dalam menyukseskan kegiatan ini,” kata Lakotani.

Selain penataan lingkungan dan kebersihan kota, pemerintah juga akan melakukan pemasangan berbagai atribut pendukung seperti baliho, spanduk, dan umbul-umbul di sejumlah titik strategis sebagai bagian dari penyambutan tamu dan kontingen Pesparawi dari seluruh Indonesia.

“Semua sudah dibahas dan disepakati bersama oleh OPD, TNI, Polri, serta instansi vertikal lainnya. Namun yang menjadi prioritas awal adalah kebersihan kota, mulai dari kawasan Bandara Rendani hingga pusat Kota Manokwari dan wilayah sekitarnya,” ujarnya.

Lakotani menjelaskan, mulai 15 Juni 2026 para tamu dan kontingen dari berbagai provinsi diperkirakan sudah mulai tiba di Manokwari. Karena itu, berbagai kegiatan penataan kota dan sosialisasi sebagai tuan rumah Pesparawi Nasional terus digencarkan sejak pekan ini.

Selain pemerintah, dukungan juga datang dari kalangan gereja dan tokoh agama yang terus mengimbau umat untuk berpartisipasi aktif dalam menyukseskan pelaksanaan Pesparawi Nasional XIV.

Menurutnya, kepercayaan yang diberikan pemerintah pusat kepada Papua Barat untuk menjadi tuan rumah merupakan sebuah kehormatan yang harus dijaga bersama.

“Kita patut bersyukur karena diberikan kesempatan dan kepercayaan menjadi tuan rumah Pesparawi Nasional tahun 2026. Ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga seluruh masyarakat Papua Barat,” katanya.

Lakotani mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga kebersihan, keamanan, dan kenyamanan lingkungan sehingga para tamu dan kontingen yang datang dapat merasakan keramahan masyarakat Papua Barat.

“Kepercayaan ini harus kita jaga dengan menunjukkan bahwa Papua Barat, khususnya Manokwari, mampu menjadi tuan rumah yang baik. Mari bersama-sama menjaga agar Manokwari tetap indah, bersih, ramah, dan nyaman bagi seluruh tamu serta kontingen yang akan hadir dalam Pesparawi Nasional XIV,” pungkasnya.(jp/ask).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Hati-hati salin tanpa izin kena UU no.28 Tentang Hak Cipta