HeadlineKab ManokwariPapua BaratPemprov PBProvinsi Papua BaratReligi

Ribuan Peserta Pesparawi Nasional XIV Nikmati Pesta Durian, Disponsori PSMTI PB

Sajikan 1.000 buah durian sebagai bentuk dukungan masyarakat Tionghoa Papua Barat, Sukseskan Pesparawi Nasional.

MANOKWARI, JAGATPAPUA.com – Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Provinsi Papua Barat bersama Pemerintah Provinsi Papua Barat dan Panitia Pesparawi Nasional XIV menggelar pesta durian bagi peserta dari 38 provinsi yang mengikuti Pesparawi Nasional XIV di Manokwari.

Kegiatan yang berlangsung meriah pada Sabtu (27/6/2026) di Lapangan Rektorat Universitas Papua (Unipa), Amban, Manokwari, itu dihadiri Sekretaris Daerah Papua Barat Ali Baham Temongmere, Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus, perwakilan Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Kristen Kementerian Agama RI, pimpinan OPD, serta seluruh kontingen Pesparawi Nasional XIV.

Ketua PSMTI Manokwari, Alexander Irsiandi, mengatakan sekitar 1.000 buah durian yang disiapkan merupakan bentuk dukungan masyarakat Tionghoa Papua Barat, khususnya di Manokwari, dalam menyukseskan penyelenggaraan Pesparawi Nasional XIV.

Menurutnya, Pesparawi tidak hanya memberikan dampak terhadap peningkatan keimanan, tetapi juga membawa manfaat ekonomi yang besar bagi masyarakat setempat.

“Menjelang penutupan ini kami berinisiatif mengadakan pesta durian untuk peserta, ofisial, dewan juri, dan panitia. Sekitar 1.000 buah durian kami siapkan, namun ternyata jumlah itu masih kurang karena antusiasme peserta sangat tinggi,” ujar Alexander.

Ia menjelaskan, seluruh durian yang disajikan berasal dari petani lokal di Kabupaten Manokwari. Melalui kegiatan tersebut, PSMTI juga ingin mendorong perputaran ekonomi masyarakat dengan membeli langsung hasil panen para petani sesuai harga pasar.

“Kami memborong langsung dari masyarakat dengan harga pasar. Yang terpenting kualitas duriannya bagus sehingga peserta dapat menikmati cita rasa durian khas Manokwari,” katanya.

Selain pesta durian, PSMTI juga menyiapkan pesta kembang api yang akan memeriahkan malam penutupan Pesparawi Nasional XIV pada Minggu (28/6/2026) di RTP Borarsi.

Alexander mengaku bangga karena Papua Barat dipercaya menjadi tuan rumah Pesparawi Nasional XIV. Menurutnya, kesempatan tersebut merupakan momentum berharga yang harus dimanfaatkan untuk menunjukkan keramahan masyarakat Papua Barat kepada tamu dari seluruh Indonesia.

“Kami sebagai warga Tionghoa di Manokwari sangat bangga bisa menjadi bagian dari penyelenggaraan Pesparawi Nasional. Kami ingin bersatu bersama seluruh masyarakat Papua Barat dan Indonesia untuk menyukseskan kegiatan ini,” ungkapnya.

Ia menambahkan, PSMTI juga berkontribusi dalam penyediaan akomodasi bagi peserta melalui sejumlah hotel di Manokwari yang digunakan untuk menampung berbagai kontingen.

Alexander mengungkapkan, salah satu kontingen yang menginap di hotel yang dikelolanya, yakni kontingen Sumatera Selatan, mengaku terkesan dengan pelayanan panitia serta keramahan masyarakat Manokwari selama mengikuti Pesparawi.

“Mereka menyampaikan bahwa penyelenggaraan Pesparawi di Manokwari sangat luar biasa. Mulai dari keamanan, pelayanan kesehatan, konsumsi, hingga keramahan masyarakat membuat mereka merasa nyaman. Bahkan mereka bercanda, pulang dari sini berat badan bisa naik dua sampai tiga kilogram,” tuturnya.

Ia berharap seluruh peserta membawa pulang pengalaman dan kesan positif dari Manokwari, sekaligus menjadi duta yang menceritakan keramahan masyarakat Papua Barat kepada masyarakat di daerah asal masing-masing.(jp/ksn).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Hati-hati salin tanpa izin kena UU no.28 Tentang Hak Cipta