Jadi Tuan Rumah Pesparawi Nasional XIV, Pemkab Manokwari Totalitas Benahi Kota dan Siapkan RTP Borarsi

MANOKWARI, JAGATPAPUA.com – Pemerintah Kabupaten Manokwari menyatakan kesiapan penuh untuk menyambut ribuan delegasi dari Aceh hingga Papua Selatan dalam perhelatan Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV Tahun 2026 yang dijadwalkan dibuka secara resmi pada Sabtu (20/6/26) mendatang.
Sebagai wajah utama tuan rumah, Pemkab Manokwari terus memacu penataan infrastruktur dan estetika kota. Hal ini ditegaskan oleh Wakil Bupati Manokwari, H. Mugiyono, S.Hut., M.Ling., usai mengikuti rapat koordinasi bersama Gubernur Papua Barat di Gedung BPMP Papua Barat, Rabu (17/6/26).

Mugiyono membeberkan bahwa sukses atau tidaknya pelaksanaan Pesparawi ke-14 ini sangat ditentukan oleh komitmen dan kesiapan Manokwari dalam menyambut para tamu nasional.
“Baik tidaknya Pesparawi tahun ini sangat ditentukan oleh baik tidaknya kami sebagai tuan rumah. Seperti yang disampaikan Pak Gubernur, target kita adalah peserta datang dengan senyuman, pulang juga dengan senyuman,” ujar Mugiyono.
Mugiyono memastikan bahwa lokasi utama untuk upacara pembukaan (opening ceremony) maupun penutupan (closing ceremony) ditempatkan di salah satu fasilitas publik terbaik milik Pemerintah Daerah Manokwari, yaitu Ruang Terbuka Publik (RTP) Borarsi. Pemkab pun telah memastikan kesiapan total dari aspek teknis di lapangan.
Langkah nyata penataan kota juga digenjot secara masif. Pagi tadi, Pemkab menggelar apel gabungan yang melibatkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) bersama jajaran TNI-Polri guna memastikan kebersihan lingkungan di sekitar venue utama dan koridor jalan protokol Kabupaten Manokwari.
“Kita maksimalkan tata kembali area-area yang dirasa masih ada kekurangan. Lingkungan sekitar venue harus benar-benar bersih dan rapi,” tegasnya.
Mengingat wilayah Kabupaten Manokwari yang cukup luas dan bentangan jarak antar-titik lomba yang relatif panjang, Pemkab Manokwari berinisiatif menambah atribut luar ruang secara masif. Sebanyak 1.000 umbul-umbul baru khusus disiapkan untuk memeriahkan suasana kota.
Atribut-atribut tersebut dipesan khusus untuk mengisi titik-titik strategis yang belum terjangkau secara maksimal oleh Panitia Besar.
“Bentangan jalur lomba ini cukup panjang, mulai dari kawasan Amban tempat perlombaan di Unipa, hingga ke arah Mapolda Papua Barat. Mulai besok pagi, spanduk, baliho, dan 1.000 umbul-umbul tambahan ini akan mulai dipasang di titik-titik tersebut agar suasana pesta rohani nasional ini semakin terasa semarak di seluruh sudut Manokwari,” pungkas Mugiyono. (jp/alb)
























