Gubernur Sambut Baik Kehadiran Pengda JMSI Papua Barat, Pemprov Buka Ruang Kemitraan
"Atas nama Pemerintah Provinsi Papua Barat, saya menyampaikan selamat kepada seluruh pengurus JMSI Papua Barat yang hari ini resmi dilantik"

MANOKWARI, JAGATPAPUA.com – Pemerintah Provinsi Papua Barat menyambut baik terbentuknya Pengurus Daerah (Pengda) Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Papua Barat sebagai mitra strategis dalam mendukung pembangunan daerah melalui penyajian informasi yang profesional, objektif, dan bertanggung jawab.
Komitmen tersebut disampaikan Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, dalam sambutan tertulis yang dibacakan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Papua Barat, Jafar Werfete, pada acara pelantikan Pengurus Daerah JMSI Papua Barat periode 2025–2030 di Vitta Hotel Manokwari, Sabtu (1/8/2026).
Dalam sambutannya, Gubernur menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus JMSI Papua Barat yang baru dilantik sekaligus mengapresiasi Pengurus Pusat JMSI atas terbentuknya organisasi perusahaan media siber tersebut di Papua Barat.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Papua Barat, saya menyampaikan selamat kepada seluruh pengurus JMSI Papua Barat yang hari ini resmi dilantik. Saya juga menyampaikan apresiasi kepada Pengurus Pusat JMSI atas kepercayaan yang diberikan sehingga kepengurusan JMSI Papua Barat dapat terbentuk dan menjalankan tugas organisasi di Tanah Papua Barat,” demikian sambutan Gubernur yang dibacakan Jafar Werfete.
Gubernur menilai, di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital, media siber memiliki peran yang semakin strategis. Tidak hanya sebagai penyampai informasi, media juga berfungsi sebagai mitra pemerintah dalam pembangunan, sarana edukasi masyarakat, serta pilar penting dalam menjaga kualitas demokrasi.
Karena itu, Pemerintah Provinsi Papua Barat menyambut baik kehadiran JMSI sebagai salah satu konstituen Dewan Pers yang menghimpun perusahaan media siber profesional.
Ia berharap JMSI Papua Barat mampu menjadi organisasi yang mendorong lahirnya perusahaan media yang sehat, kredibel, profesional, serta konsisten menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik dalam setiap karya jurnalistik yang dihasilkan.
Menurutnya, media yang bertanggung jawab merupakan benteng utama dalam menangkal penyebaran hoaks, disinformasi, maupun ujaran kebencian yang dapat mengganggu stabilitas sosial. Di sisi lain, media juga diharapkan mampu menjalankan fungsi kontrol sosial secara objektif dan berimbang guna mengawal jalannya pembangunan daerah.
“Pembangunan Papua Barat tidak dapat dilakukan oleh pemerintah sendiri, tetapi membutuhkan kolaborasi seluruh elemen masyarakat, termasuk insan pers. Karena itu, Pemerintah Provinsi Papua Barat membuka ruang kemitraan yang seluas-luasnya dengan JMSI Papua Barat,” ujarnya.
Gubernur menegaskan, kemitraan tersebut harus dibangun secara profesional, transparan, serta tetap menghormati fungsi dan independensi masing-masing pihak.
Ia juga menekankan bahwa kritik yang disampaikan media berdasarkan data, fakta, dan prinsip jurnalistik merupakan bagian penting dari mekanisme kontrol sosial untuk mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan yang lebih baik.
Selain mengajak insan pers, Pemerintah Provinsi Papua Barat turut mendorong dunia usaha agar berperan aktif mendukung pertumbuhan media lokal yang sehat dan berkelanjutan. Dukungan tersebut dinilai penting agar media mampu terus menghasilkan karya jurnalistik berkualitas sekaligus menjadi sarana promosi berbagai potensi unggulan daerah, mulai dari investasi, pariwisata, ekonomi kreatif hingga pengembangan UMKM.
Pada kesempatan itu, Gubernur juga berharap JMSI Papua Barat dapat menjadi perekat persatuan di tengah keberagaman masyarakat Papua Barat dengan menghadirkan informasi yang mencerdaskan, menyejukkan, dan memperkuat semangat kebangsaan.
Kepada seluruh pengurus yang baru dilantik, ia berpesan agar menjadikan momentum pelantikan sebagai awal pengabdian dalam membangun organisasi yang solid, meningkatkan kapasitas perusahaan media, memegang teguh Kode Etik Jurnalistik, serta terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi informasi yang semakin dinamis.
“Mari kita terus memperkuat kolaborasi, membangun komunikasi yang sehat, dan menjadikan informasi sebagai energi positif untuk mewujudkan Papua Barat yang aman, sejahtera, bermartabat, dan mandiri,” tutupnya. (jp/red).





