Sorang Pelajar Tenggelam di Pantai Warbefor, Pencarian Hari Kedua Masih Nihil

MANOKWARI,JAGATPAPUA.com– Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Manokwari melanjutkan Operasi SAR hari kedua (H.2) terhadap satu orang korban tenggelam di Pantai Warbefor, Kampung Inya, Kabupaten Manokwari, Provinsi Papua Barat, Selasa (6/1/2026).
Korban diketahui bernama Roby Mandacan (17), seorang pelajar yang dilaporkan tenggelam saat berenang pada Senin (5/1/2026) sekitar pukul 14.05 WIT. Informasi kejadian diterima oleh Kantor SAR Manokwari dari masyarakat atas nama Trisep Kambuaya pada pukul 14.22 WIT.
Memasuki hari kedua pencarian, sejak pukul 06.00 WIT, Tim SAR Gabungan melaksanakan briefing serta pengecekan kesiapan personel dan alat utama (alut) sebelum melakukan operasi pencarian di sekitar lokasi kejadian.
Pencarian dilakukan dengan membagi tim ke dalam tiga Search and Rescue Unit (SRU).
SRU 1 dan SRU 2 melakukan pencarian laut menggunakan perahu karet dengan metode pengamatan visual di permukaan air.
SRU 3 melaksanakan penyisiran darat di sepanjang pesisir Pantai Warbefor.
Selain itu, pemantauan udara turut dilakukan menggunakan drone thermal guna memperluas jangkauan area pencarian.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Manokwari, Yefri Sabaruddin, S.P., M.A.P., menyampaikan bahwa seluruh potensi SAR telah dikerahkan secara maksimal. Namun, kondisi cuaca menjadi kendala utama.
“Pada Operasi SAR hari kedua ini, Tim SAR Gabungan telah melakukan pencarian secara maksimal melalui laut, darat, dan udara. Namun hingga sore hari hasil pencarian masih nihil. Operasi terpaksa dihentikan sementara karena kondisi gelombang tinggi dan angin kencang yang dapat membahayakan keselamatan personel,” ujar Yefri.
Ia menambahkan, operasi pencarian akan kembali dilanjutkan pada hari berikutnya sesuai rencana operasi.
“Kami akan melanjutkan Operasi SAR pada Hari ke tiga dengan menyesuaikan kondisi cuaca serta tetap mengutamakan keselamatan tim di lapangan. Kami juga berharap dukungan doa dari seluruh masyarakat agar korban dapat segera ditemukan,” tambahnya.
Operasi SAR hari kedua resmi dihentikan pada pukul 15.00 WIT dengan hasil masih nihil. Apabila korban ditemukan, rencananya akan segera dievakuasi ke RSUD Manokwari untuk penanganan lebih lanjut.
Basarnas Manokwari kembali mengimbau masyarakat yang beraktivitas di wilayah pesisir dan laut agar selalu waspada terhadap perubahan cuaca serta mengutamakan faktor keselamatan.(jp/rls).





