OAP Harus Jadi Pelaku Utama Pembangunan Ekonomi Di Tanahnya Sendiri

MANOKWARI,JAGATPAPUA.com–Pemerintah Provinsi Papua Barat mendorong Pemberdayaan Ekonomi bagi Orang Asli Papua (OAP) khususnya di wilayah Papua Barat.
“Kita harus memastikan bahwa OAP menjadi pelaku utama dalam pembangunan ekonomi di tanahnya sendiri,” kata Gubernur Dominggus Mandacan dihadapan para Bupati Se-Papuw Barat.
Namun Pemerintah juga harus jujur bahwa masih terdapat berbagai kendala, seperti keterbatasan akses permodalan, rendahnya kapasitas manajerial, terbatasnya akses pasar, serta belum terbangunnya sistem data yang terintegrasi.
Sebagai upaya menjawab tantangan tersebut, pemerintah Provinsi Papua Barat tengah menyusun rancangan peraturan daerah khusus (raperdasi) tentang pelaku usaha OAP serta rancangan peraturan gubernur (Rapergub) tentang basis data tunggal pelaku usaha OAP.
“Saya berharap para bupati dapat memberikan masukan yang konstruktif, dalam Rapat kerja ini yang berbasis pengalaman nyata di lapangan, sehingga regulasi yang dihasilkan benar-benar implementatif dan memberikan dampak nyata,” harap Gubernur
Keberhasilan pembangunan papua barat tidak dapat dicapai secara parsial, melainkan membutuhkan kolaborasi yang kuat, sinergitas yang solid, serta komitmen bersama dari seluruh pemangku kepentingan.
Untuk itu, marilah kita jadikan rapat kerja ini sebagai momentum untuk menyatukan langkah, memperkuat kebersamaan, dan mempercepat terwujudnya papua barat yang maju, mandiri, dan sejahtera.
“Saya juga ingin menyampaikan kepada para bupati agar senantiasa menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah kerja masing-masing, serta terus memperkuat koordinasi yang intensif dan berkelanjutan dengan forum koordinasi pimpinan daerah guna memastikan terciptanya situasi yang kondusif,”bebernya.
Selanjutnya, seiring dengan dinamika perubahan cuaca yang terjadi, Gubernur menambahkan agar para bupati dapat secara aktif memantau perkembangan situasi dan kondisi di wilayahnya masing-masing, serta mengambil langkah-langkah antisipatif dan mitigatif guna mencegah serta meminimalisir dampak potensi bencana di daerah.(jp/ask)









