OlahragaPapua BaratPemprov PBProvinsi Papua Barat

KONI Pusat Harap Musorprovlub Papua Barat Berjalan Tertib dan Sportif, Pertahankan  Prestasi

Ketua Umum KONI Papua Barat periode 2026–2030 nantinya diharapkan mampu memastikan kesinambungan program pembinaan atlet, memperkuat koordinasi dengan cabang olahraga.

MANOKWARI, JAGATPAPUA.com – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat berharap pelaksanaan Musyawarah Olahraga Provinsi Luar Biasa (Musorprovlub) KONI Papua Barat tahun 2026 berlangsung aman, tertib, lancar, serta menjunjung tinggi prinsip sportivitas.

KONI Pusat juga mengingatkan seluruh peserta musyawarah agar setiap perbedaan pendapat yang muncul selama proses persidangan dapat disampaikan dan didokumentasikan melalui mekanisme organisasi yang baik sesuai ketentuan AD/ART KONI.

Mewakili Ketua Umum KONI Pusat, Wakil Ketua Umum II Mayjen TNI (Purn.) Soedarmo menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Papua Barat, caretaker Ketua KONI Papua Barat, serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya Musorprovlub tersebut.

“Atas nama KONI Pusat, tentunya saya menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya, khususnya kepada Gubernur Papua Barat beserta seluruh jajaran yang selama ini terus memberikan dukungan kepada KONI Provinsi Papua Barat, sehingga pembinaan olahraga di Papua Barat masih dapat berjalan,” ujar Soedarmo dalam sambutannya pada pembukaan Musorprovlub KONI Papua Barat, Kamis (17/9/2026).

Menurutnya, Musorprovlub kali ini menjadi momentum penting bagi KONI Papua Barat karena forum tersebut akan menentukan kepemimpinan organisasi untuk periode 2026–2030.

Ia menyebutkan, proses menuju pelaksanaan Musorprovlub telah melalui perjalanan yang cukup panjang. Bahkan, KONI Pusat telah memberikan perpanjangan masa tugas caretaker sebanyak tiga kali agar agenda musyawarah dapat terlaksana.

“Selama ini caretaker hanya diberikan batas waktu enam bulan. Namun karena batas waktu tersebut belum selesai, melalui diskresi KONI Pusat, masa tugas caretaker diperpanjang hingga Musorprovlub dapat digelar siang hari ini,” jelasnya.

Soedarmo menegaskan, Musorprov maupun Musorprovlub, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, merupakan forum tertinggi organisasi sebagaimana diatur dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) KONI.

Karena itu, ia berharap seluruh peserta dapat mengikuti proses musyawarah dengan mengedepankan ketertiban, kebersamaan, serta kepentingan pembinaan olahraga di Papua Barat.

“Kami berharap pelaksanaan Musorprovlub ini berjalan lancar, aman dan tertib, serta menghasilkan Ketua Umum yang dikehendaki seluruh anggota KONI Papua Barat,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Soedarmo juga menyoroti perkembangan prestasi olahraga Papua Barat dalam beberapa penyelenggaraan PON terakhir.

Ia menyebut, pada PON 2012 di Riau, Papua Barat berada di peringkat 25 dari 34 provinsi. Kemudian pada PON 2016 di Jawa Barat berada di peringkat 24.

Pada PON XX di Papua, Papua Barat berada di peringkat 23. Sementara pada PON XXI Aceh-Sumatera Utara, Papua Barat berhasil menempati peringkat 21 dari 38 provinsi.

Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan adanya peningkatan, baik dari sisi perolehan medali maupun posisi Papua Barat dalam klasemen prestasi olahraga nasional.

“Ini peningkatan yang luar biasa, baik dari perolehan medali maupun peringkat nasional,” ungkapnya.

Ia menegaskan, capaian tersebut sekaligus menjadi tanggung jawab bagi kepengurusan KONI Papua Barat yang akan datang untuk mempertahankan dan meningkatkan prestasi yang telah dibangun oleh pengurus sebelumnya.

Ketua Umum KONI Papua Barat periode 2026–2030 nantinya diharapkan mampu memastikan kesinambungan program pembinaan atlet, memperkuat koordinasi dengan cabang olahraga, serta mempersiapkan kontingen Papua Barat menghadapi berbagai agenda olahraga nasional mendatang. (jp/ask)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Hati-hati salin tanpa izin kena UU no.28 Tentang Hak Cipta