
MANOKWARI,JAGATPAPUA.com– KPU Manokwari menggelar Focus Group Diskusi (FGD), sebagai langkah mengevaluasi tahapan Pilkada Bupati Dan Wakil Bupati tahun 2024.
Fokus Grup diskusi yang digelar di Mansinam beach Manokwari, selasa(18/2/2025) itu dihadiri Mitra kerja KPU. Di buka oleh Alexander Basnah, kepala divisi hukum dan pengawasan mewakili ketua KPU manokwari, Christine Ruth Rumkabu.
-
DPRK Minta Bupati Evaluasi Plt Kadinkes Manokwari25 Februari 2026
-
Markus Waran Buka Konfercab DPC PDIP Manokwari14 Februari 2026
Alexander mengatakan FGD yang di gelar oleh KPU Manokwari bertujuan untuk mengevaluasi tahapan pilkada tahun 2024. Sekaligus mengevaluasi non tahapan.
Dalam hal ini KPU membutuhkan saran masukan terkait kinerjanya selama proses tahapan pilkada Kabupaten manokwari.
“Sehingga mengundang bapak dan ibu sebagai Mitra kerja kami untuk bersama-sama berkolaborasi dan berdiskusi. Silahkan memberikan saran dan masukan kepada kami dalam pelaksanaan setiap tahapan,” ujarnya
FGD dianggap penting karena hasil evaluasi tersebut akan dibuat menjadi laporan penyelenggaraan pemilihan gubernur, bupati dan walikota yang kemudian akan di serahkan kepada KPU provinsi Papua Barat dan secara berjenjang akan di serahkan kepada KPU RI.
“Kami sebagai penyelenggara bisa menyusun hasil evaluasi ini dalam suatu laporan pelaksanaan tahapan pemilihan yang secara berjenjang kami akan sampaikan kepada KPU provinsi dan KPU provinsi menyampaikan kepada KPU RI, ” ujarnya.
KPU provinsi, KPU Kabupaten kota bertugas untuk melakukan evaluasi dan membuat laporan penyelenggaraan pemilihan gubernur bupati dan walikota.
KPU Manokwari melibatkan Narasumber dari perwakilan kejaksaan tinggi Manokwari, perwakilan dandim 18 kasuari, perwakilan polresta Manokwari, kepala kantor RRI dan kepala kesbangpol Manokwari.
FGD tersebut turut dihadiri, perwakilan Bawaslu kabupaten Manokwari, ketua-ketua partai politik dan awak media.(jp/alb)










