Festival Kopi Manokwari 2026: Wadah Strategis Akselerasi Ekonomi Kreatif Lokal

MANOKWARI, JAGATPAPUA.com – Festival Kopi Manokwari tahun 2026 resmi digelar, menjadi momentum penting dalam memperkuat ekosistem industri kopi di tanah Papua. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari ini bertujuan untuk mengangkat potensi kopi lokal sekaligus mendorong kemandirian pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di wilayah Manokwari.
Ketua Panitia Festival Kopi 2026, Ari Jumanto, S.Pi., menegaskan bahwa acara ini bukan sekadar ajang promosi, melainkan instrumen untuk meningkatkan kapasitas para pelaku usaha kopi melalui edukasi teknis dan kolaborasi strategis.
“Tujuan utama kami adalah memperkenalkan potensi kopi Papua Barat kepada masyarakat luas, sekaligus meningkatkan kompetensi para barista dan pelaku usaha kopi lokal. Kami ingin mendorong pertumbuhan UMKM sektor kopi agar mampu bersaing dan menjadi wadah promosi produk-produk lokal yang berkelanjutan,” ujar Ari Jumanto dalam keterangannya, Jumat (7/8/26).

Ari menjelaskan, penyelenggaraan festival ini melibatkan sinergi lintas sektor, mulai dari Pemerintah Kabupaten Manokwari, Bank Indonesia Perwakilan Papua Barat, BPD HIPMI Papua Barat, hingga komunitas dan pelaku industri kopi.
“Penyelenggaraan tahun ini didukung penuh oleh berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, perbankan, dan mitra usaha. Kami berharap kolaborasi ini dapat memperkuat jejaring kerja antara pemerintah, dunia kopi, akademisi, dan komunitas, sehingga tercipta ekosistem industri yang lebih kuat di Kabupaten Manokwari,” tambah Ari.
Selama tiga hari pelaksanaan, Festival Kopi Manokwari 2026 menghadirkan serangkaian agenda padat, mulai dari *workshop* teknis, *fun mapping* bagi para barista, hingga pameran UMKM dan produk kuliner lokal. Berbagai *tenant* kopi ternama di Manokwari, seperti Pet Kopi, Pandela Cafe, Kurasa Kopi, hingga Sintas Space, turut berpartisipasi meramaikan kegiatan ini.
Lebih lanjut, Ari optimis bahwa melalui pelatihan yang diberikan oleh para ahli dan juri profesional, para barista lokal dapat meningkatkan standar kualitas penyajian kopi yang nantinya akan berdampak positif pada nilai jual produk lokal Papua.
“Kami mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi, termasuk narasumber, juri, sponsor, dan para relawan. Semoga kegiatan ini menjadi katalisator bagi perkembangan ekonomi kreatif di Manokwari, terutama di sektor industri kopi,” tutupnya.
Festival ini diharapkan mampu berkelanjutan dan terus menjadi magnet bagi para pecinta kopi maupun pelaku bisnis, guna memajukan industri kopi Papua di kancah yang lebih luas.(jp/alb)






