Bupati Hermus Tegur Pimpinan OPD Soal Kinerja, Jangan Sekadar Pajang Baliho Pesparawi Nasional XIV
Keberhasilan Penyelenggaraan Pesparawi Nasional XIV Tidak hanya Bergantung pada Panitia, Tetapi Membutuhkan Dukungan Seluruh ASN Melalui Kerja nyata di Lapangan

MANOKWARI, JAGATPAPUA.com – Bupati Manokwari, Hermus Indou, S.IP., M.H., melontarkan kritik keras terhadap disiplin dan etos kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Manokwari saat memimpin apel gabungan, Rabu (17/6/2026) di RTP Borarsi.
Dalam arahannya, Hermus menyoroti rendahnya tingkat kehadiran ASN pada apel dan kerja bakti yang digelar sebagai bagian dari persiapan menyambut Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV Tahun 2026 di Manokwari.
Ia meminta seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk tidak tinggal diam, tetapi aktif menggerakkan bawahannya serta melakukan evaluasi terhadap kinerja masing-masing pegawai.
“Saya tanya ke pimpinan OPD, ini menggerakkan anggota tidak? Saya minta tinggalkan kebiasaan buruk. Ada yang bekerja keras, tetapi ada juga yang hanya menikmati hasil. Pegawai negeri tidak bisa main-main lagi. SKP harus dibuat dan menjadi dasar penilaian kinerja,” tegas Hermus.
Menurutnya, ASN dituntut memiliki tanggung jawab, dedikasi, dan integritas dalam menjalankan tugas sebagai pelayan masyarakat. Ia menegaskan, pemerintah tidak lagi memberi ruang bagi pegawai yang hanya berorientasi pada gaji dan tunjangan tanpa menunjukkan kinerja yang nyata.
“Jangan hanya mau jadi pegawai, menuntut tunjangan sana-sini. Setelah diberikan, justru kerjanya hilang. Hanya mengejar uang setiap bulan. Itu adalah sikap yang tidak bertanggung jawab,” ujarnya.
Hermus juga mengingatkan bahwa keberhasilan penyelenggaraan Pesparawi Nasional XIV tidak hanya bergantung pada panitia, tetapi membutuhkan dukungan seluruh ASN melalui kerja nyata di lapangan.
Selain menyoroti disiplin pegawai, Bupati juga mengkritisi maraknya pemasangan baliho ucapan selamat yang dinilai tidak memiliki makna apabila tidak diiringi kontribusi nyata dalam menyukseskan agenda nasional tersebut.
“Boleh saja memasang baliho, itu bagus. Tetapi ucapan selamat harus dibuktikan dengan tanggung jawab. Kalau punya jabatan dan kapasitas, gerakkan anggota untuk bekerja. Jangan hanya pasang baliho, sementara anggotanya tidak diajak bekerja,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Hermus turut memerintahkan penertiban baliho yang dipasang tidak pada tempatnya, khususnya di pagar Lapangan Borarsi. Ia meminta seluruh baliho dipindahkan ke lokasi yang lebih representatif tanpa merusak material yang telah dipasang.
Menutup arahannya, Bupati mengajak seluruh ASN menumbuhkan rasa memiliki terhadap Kota Manokwari dan bekerja dengan penuh tanggung jawab demi menyukseskan Pesparawi Nasional XIV.
“Mari kita bekerja dengan hati, dengan penuh kecintaan kepada kota ini. Apa yang kita kerjakan hari ini adalah investasi untuk masa depan Manokwari dan generasi yang akan datang,” ajak Hermus.(jp/alb).
























