776 Mahasiswa Baru IHTP Ikuti PKKMB, Filep Wamafma Tekankan Lima Pesan Penting
Mahasiswa IHTP Papua mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat Papua, bangsa, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

MANOKWARI, JAGATPAPUA.com — Sebanyak 776 mahasiswa baru Institut Ilmu Hukum dan Teknologi Pembangunan (IHTP) Papua mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun Akademik 2026/2027 yang dipusatkan di GOR Sanggeng, Manokwari, Senin (10/8/2026).
Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Rektor IHTP Papua, Dr. Filep Wamafma, yang mengingatkan mahasiswa baru agar menjadikan masa awal perkuliahan sebagai momentum membangun karakter, memperluas wawasan, serta mempersiapkan diri menjadi generasi yang mampu memberikan kontribusi bagi masyarakat dan bangsa.
Filep menegaskan, PKKMB tidak boleh sekadar menjadi kegiatan seremonial. Menurutnya, kegiatan tersebut harus memiliki makna dalam membentuk karakter dan memperkenalkan nilai-nilai kehidupan akademik kepada mahasiswa baru.
“Tagline kita hari ini adalah integritas, menguatkan, inovasi, menggerakkan. Ini mengajak dan mengajarkan kepada kita semua bahwa pelaksanaan PKKMB ini bukan sesuatu yang seremonial, tetapi sesuatu yang bermakna,” ujar Filep.
Dalam kesempatan tersebut, Filep menyampaikan lima pesan utama yang menurutnya penting menjadi pegangan mahasiswa selama menempuh pendidikan di IHTP.
“Datanglah ke kampus untuk mendapatkan ilmu. Datanglah ke kampus untuk membentuk karakter. Datanglah ke kampus untuk membangun jaringan. Datanglah ke kampus untuk menemukan ketegasan, dan pulanglah nanti sebagai manusia yang mampu memberikan perubahan,” pesannya.
Ia juga meminta mahasiswa menjadikan kampus sebagai ruang untuk mengembangkan potensi sekaligus mengubah masa depan.
Menurut Filep, proses pendidikan tidak selalu berjalan mudah. Karena itu, mahasiswa harus memiliki keberanian menghadapi kegagalan, tidak malu bertanya, terus belajar, serta menjaga integritas dalam setiap proses yang dijalani.
“Jangan takut gagal, jangan takut malu bertanya, jangan berhenti belajar dan jangan mudah menyerah, apalagi kehilangan integritas,” tegasnya.
Filep meminta mahasiswa menyimpan pesan tersebut sebagai bekal selama menjalani pendidikan. Ia berharap, ketika menghadapi persoalan di kemudian hari, mahasiswa tidak mudah kehilangan arah maupun semangat untuk menyelesaikan pendidikannya.
“Jika suatu saat Anda menghadapi problem, ingat pesan-pesan saya ini. Pesan Pak Rektor itu: jangan pernah takut gagal,” katanya.
Lebih jauh, Filep berharap para mahasiswa IHTP nantinya tidak hanya mengejar gelar akademik, tetapi juga mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat Papua, bangsa, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
“Jadilah orang yang bermanfaat bagi masyarakat Papua atau tempat di mana Anda berada. Bermanfaat bagi bangsa, suku-suku di Tanah Papua, tetapi juga bermanfaat bagi bangsa dan Negara Republik Indonesia,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua Panitia PKKMB IHTP, Henky Sombuk, SH, dalam laporannya menjelaskan bahwa seluruh proses penerimaan mahasiswa baru telah dilaksanakan secara transparan dan akuntabel berdasarkan Keputusan Rektor IHTP Nomor 12/SK/IIHTP/VII/2026 tertanggal 1 Juli 2026.
Menurut Henky, proses pendaftaran berlangsung sejak 3 Maret hingga 8 Juli 2026. Seluruh calon mahasiswa mengikuti sejumlah tahapan, mulai dari verifikasi dan validasi berkas, tes potensi akademik hingga wawancara.
“Proses pendaftaran yang dibuka sejak 3 Maret hingga 8 Juli 2026 lalu telah melalui serangkaian tahapan verifikasi, validasi berkas, hingga tes potensi akademik dan wawancara yang ketat,” jelas Henky.
Berdasarkan rekapitulasi akhir panitia, sebanyak 776 mahasiswa dinyatakan diterima dan tersebar pada tiga program studi, yakni:
D3 Manajemen Perusahaan sebanyak 37 mahasiswa, D3 Hukum Pertanahan sebanyak 40 mahasiswa, dan S1 Ilmu Hukum sebanyak 699 mahasiswa. Dengan demikian, total mahasiswa baru yang diterima IHTP Papua pada Tahun Akademik 2026/2027 mencapai 776 mahasiswa.
Henky memastikan seluruh mahasiswa yang dinyatakan lulus telah memenuhi persyaratan administrasi dan standar kompetensi yang ditetapkan institusi.
Ia mengatakan, panitia berkomitmen menjaga mutu proses penerimaan mahasiswa sebagai bagian dari upaya IHTP mencetak lulusan yang unggul, profesional, dan berintegritas.
“Seluruh anggota panitia telah bekerja keras dan solid sejak tahap pendaftaran hingga peraturan disahkan dan dijalankan dengan baik. Kami menaruh kepercayaan penuh serta mengamanahkan kader-kader terbaik bangsa ini untuk dididik dan ditempa di institusi tercinta kita,” pungkasnya.(jp/alb).


