Festival Raimuti 2026 Resmi Dibuka, 191 Tim Ramaikan Lomba Bahari di Manokwari
Selain menjadi ajang kompetisi olahraga air, Festival Raimuti juga menghadirkan ruang bagi pelaku usaha lokal untuk mempromosikan produknya.

MANOKWARI, JAGATPAPUA.com — Festival Raimuti Tahun 2026 resmi dibuka di Dermaga H. Mansim, Kabupaten Manokwari, Papua Barat, Kamis (6/8/2026). Perhelatan budaya bahari yang menjadi agenda tahunan dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia itu berlangsung meriah dan dipadati ribuan masyarakat.
Pembukaan festival dilakukan oleh Kepala Staf Kodam (Kasdam) XVIII/Kasuari Brigjen TNI Dian Hardiana yang mewakili Panglima Kodam (Pangdam) XVIII/Kasuari Mayjen TNI Christian Kurnianto Tehuteru. Kegiatan tersebut turut dihadiri Gubernur Papua Barat bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh masyarakat, serta para peserta lomba.
Festival Raimuti tidak hanya menjadi ajang perlombaan olahraga bahari, tetapi juga merupakan simbol pelestarian budaya maritim yang telah lama menjadi bagian dari kehidupan masyarakat pesisir Papua Barat. Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana memperkuat persatuan, mendorong sektor pariwisata, dan menggerakkan perekonomian masyarakat.
Dalam sambutan Pangdam XVIII/Kasuari yang dibacakan Kasdam, ditegaskan bahwa kehadiran TNI di tengah masyarakat merupakan wujud komitmen untuk terus hadir secara profesional, responsif, serta manunggal bersama rakyat.
“Kita ingin lautan kita tidak hanya menjadi ruang hidup, tetapi juga motor penggerak ekonomi, wadah pelestarian budaya, dan pemersatu bangsa,” tandas Kasdam.
Sementara itu, Gubernur Papua Barat menekankan pentingnya menjaga keamanan, ketertiban, dan stabilitas daerah sebagai fondasi utama pembangunan.
Menurutnya, situasi yang aman dan kondusif akan memberikan ruang bagi masyarakat untuk menjalankan aktivitas ekonomi, meningkatkan kesejahteraan, serta memperluas akses pendidikan bagi generasi muda Papua.
“Manokwari adalah rumah kita bersama. Menjaga keamanan dan kedamaian merupakan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat agar pembangunan berjalan, perekonomian tumbuh, dan kesejahteraan masyarakat terus meningkat,” kata Gubernur.
Antusiasme masyarakat terhadap Festival Raimuti 2026 terlihat dari tingginya jumlah peserta yang mengikuti berbagai perlombaan bahari. Tahun ini tercatat sebanyak 191 tim dari berbagai kategori turut ambil bagian.
Rinciannya terdiri atas 84 tim dayung tradisional putra, termasuk kontingen dari Pulau Yapen yang hadir atas dukungan Kapolda Papua Barat, 33 tim dayung tradisional kategori umum, serta 91 tim perahu motor 15 PK yang siap bersaing memperebutkan gelar juara.
Selain menjadi ajang kompetisi olahraga air, Festival Raimuti juga menghadirkan ruang bagi pelaku usaha lokal untuk mempromosikan produknya.
Sebanyak 30 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) binaan Kodam XVIII/Kasuari turut berpartisipasi dengan membuka stan kuliner khas Papua, minuman tradisional, hasil olahan pangan, hingga berbagai kerajinan tangan.
Kehadiran UMKM tersebut diharapkan mampu meningkatkan perputaran ekonomi masyarakat sekaligus memperkenalkan potensi produk lokal kepada wisatawan dan masyarakat yang memadati lokasi festival.
Menutup rangkaian pembukaan, Kasdam XVIII/Kasuari mengingatkan seluruh peserta agar menjunjung tinggi sportivitas, mengutamakan keselamatan selama perlombaan, serta mematuhi seluruh ketentuan panitia, termasuk kewajiban menggunakan pelampung saat bertanding di atas air.(jp/alb).






