Ekonomi & BisnisPemprov PBProvinsi Papua Barat

Festival Raimuti 2026 Dorong Ekonomi dan Pariwisata Papua Barat

Festival Raimuti diharapkan tak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi sarana mempererat persatuan, dan melestarikan budaya maritim.

MANOKWARI, JAGATPAPUA.com — Gubernur Papua Barat, Drs. Dominggus Mandacan, M.Si, menegaskan bahwa Festival Raimuti Tahun 2026 merupakan wujud nyata kecintaan masyarakat terhadap warisan budaya sekaligus kekayaan alam Papua Barat yang harus terus dijaga dan dilestarikan.

Hal tersebut disampaikan Gubernur saat memberikan sambutan pada pembukaan Festival Raimuti 2026 di Dermaga H. Mansim, Manokwari.

Dalam kesempatan itu, Dominggus menyampaikan apresiasi kepada Panglima Kodam XVIII/Kasuari beserta seluruh jajaran atas inisiatif dan kerja keras dalam menyelenggarakan festival yang dinilai mampu memperkuat sektor budaya, pariwisata, sekaligus perekonomian masyarakat.

“Saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Panglima Kodam XVIII/Kasuari beserta jajaran yang telah berinisiatif dan bekerja keras menyelenggarakan perhelatan akbar ini,” ujar Dominggus.

Menurutnya, sinergi yang terjalin antara TNI dan pemerintah daerah selama ini telah membuktikan bahwa kolaborasi yang kuat mampu menghadirkan berbagai kegiatan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Sinergi antara TNI dan pemerintah daerah yang telah terjalin dengan baik selama ini membuktikan bahwa kita bersatu padu, bahu-membahu menjaga keamanan, ketertiban, serta membangun daerah dengan semangat gotong royong dan persaudaraan yang kokoh,” katanya.

Gubernur juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga kedamaian di Tanah Papua, khususnya di Kabupaten Manokwari yang menjadi rumah bersama bagi berbagai suku, agama, ras, dan budaya.

Dengan mengusung semangat kebangsaan dari Sabang sampai Merauke, Dominggus menekankan bahwa stabilitas keamanan dan kondusivitas wilayah merupakan fondasi utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis kerakyatan.

“Manokwari adalah rumah kita bersama yang harus kita tinggali secara rukun dan damai,” tegasnya.

Ia menjelaskan, situasi keamanan yang terjaga akan berdampak langsung terhadap peningkatan pertumbuhan ekonomi daerah, pengendalian inflasi, penurunan angka kemiskinan dan pengangguran, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan.

Menurutnya, kondisi yang aman juga akan membuka akses pendidikan yang lebih baik bagi generasi muda Papua Barat sehingga mampu meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan menekan angka putus sekolah.

Selain itu, Gubernur berpesan kepada seluruh peserta lomba bahari agar menampilkan kemampuan terbaik, menjunjung tinggi sportivitas, serta menjaga persaudaraan antarpeserta dari berbagai daerah.

Ia berharap Festival Raimuti tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi sarana mempererat persatuan, melestarikan budaya maritim, sekaligus melahirkan bibit-bibit unggul di bidang olahraga bahari.

Di akhir sambutannya, Dominggus mengajak seluruh masyarakat dan wisatawan untuk bersama-sama menjaga kelestarian laut, pantai, dan lingkungan, khususnya di kawasan Pulau Rumberpon dan sekitarnya.

Menurutnya, pembangunan sektor pariwisata harus dilakukan secara berkelanjutan dengan tetap mengedepankan prinsip pelestarian lingkungan agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang. (jp/alb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Hati-hati salin tanpa izin kena UU no.28 Tentang Hak Cipta