Potret Kemanunggalan di Mansel: Penuh Ceria, Anak-Anak Kampung Yamboi Menari Bersama Satgas TMMD dan Persit

RANSIKI, JAGATPAPUA.com — Kehadiran Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 1808/Mansel di Kampung Yamboi, Distrik Ransiki, Kabupaten Manokwari Selatan, tidak sekadar membawa perubahan pada infrastruktur desa. Lebih dari itu, program ini sukses menghadirkan kebahagiaan dan keceriaan di tengah masyarakat, khususnya bagi anak-anak setempat.
Pemandangan penuh keakraban terekam pada Selasa (20/10/2026). Di sela-sela rutinitas kegiatan fisik TMMD, suasana hangat tercipta ketika anak-anak Kampung Yamboi larut dalam kegembiraan, menari bersama personel Satgas dan ibu-ibu anggota Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Cabang XVII Kodim Mansel.
Dengan penuh semangat dan kepolosan khas anak-anak Papua, mereka mengekspresikan rasa bahagia melalui gerakan tarian sederhana. Tawa lepas yang diiringi candaan bersama para prajurit berseragam loreng dan ibu-ibu Persit seolah menghapus sekat antara TNI dan masyarakat sipil.
Interaksi humanis ini menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi generasi muda di Kampung Yamboi. Para prajurit membuktikan bahwa di balik tugas berat mereka membangun jalan, jembatan, fasilitas MCK, hingga instalasi air bersih, mereka tetap memiliki waktu untuk merangkul dan menyapa warga binaannya.
Kehadiran Persit KCK Cabang XVII Kodim Mansel di lokasi TMMD juga memberikan warna tersendiri. Partisipasi aktif mereka menunjukkan kepedulian yang mendalam serta memperkuat nuansa kekeluargaan dan kasih sayang, layaknya seorang ibu kepada anak-anaknya.
Momen kebersamaan di Kampung Yamboi ini menjadi representasi nyata bahwa esensi sejati dari TMMD bukan hanya sebatas pembangunan sarana dan prasarana (fisik), melainkan juga pembangunan karakter sosial, menjalin hubungan emosional, serta memperkokoh kemanunggalan antara TNI dan rakyat.
Melalui semangat “TNI Manunggal dengan Rakyat”, Satgas TMMD Kodim 1808/Mansel berkomitmen untuk terus menghadirkan manfaat yang komprehensif. Tidak hanya mengejar target kemajuan fisik demi kesejahteraan masyarakat Manokwari Selatan, tetapi juga mewariskan memori indah dan harapan baru bagi anak-anak di ufuk timur Indonesia. (jp/rls)

















