Gubernur Dominggus Mandacan Resmi Lepas Kontingen Pesparawi XIV, Minta Jaga Nama Besar Papua Barat

MANOKWARI, JAGATPAPUA.com – Gubernur Papua Barat, Drs. Dominggus Mandacan, M.Si., secara resmi melepas Kontingen Provinsi Papua Barat yang akan berlaga di ajang Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV Tahun 2026.
Acara pelepasan yang berlangsung penuh sukacita dan khidmat ini dipusatkan di Gedung Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Papua Barat, Manokwari, pada Rabu (17/6/26).
Hadir dalam momentum penting tersebut Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Papua Barat, Ketua Umum LPPD Papua Barat Dr. Nataniel D. Mandacan, M.Si., unsur Forkopimda, serta para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua Barat.

Dalam arahannya, Gubernur Dominggus Mandacan menegaskan bahwa Pesparawi tidak boleh dipandang hanya sebatas ajang kompetisi tarik suara antar-daerah semata. Lebih dari itu, ajang nasional ini mengemban misi spiritual yang sangat mendalam.
“Pesparawi bukan sekadar ajang perlombaan paduan suara gerejawi, tetapi juga merupakan sarana pembinaan mental dan spiritual umat, penguatan persaudaraan, serta wadah untuk mempererat persatuan dan kerukunan antarumat beragama di Indonesia,” ujar Dominggus di hadapan ratusan pasang mata yang memadati gedung acara.
Melalui event akbar berskala nasional ini, Gubernur ingin menunjukkan kepada seluruh penjuru nusantara bahwa tanah Papua Barat dianugerahi Sumber Daya Manusia (SDM) yang tidak hanya berbakat di bidang seni, tetapi juga kokoh dalam iman.
“Kita tunjukkan bahwa Papua Barat memiliki SDM yang berbakat, beriman, berkarakter, dan mampu bersaing secara positif di tingkat nasional,” lanjutnya optimis.

Secara khusus, Kepala Suku Besar Arfak ini menitipkan pesan mendalam kepada seluruh peserta kontingen, pelatih, maupun ofisial agar senantiasa menjaga ketat kedisiplinan, kekompakan, terutama kondisi kesehatan selama rangkaian kegiatan berlangsung.
Gubernur mewanti-wanti agar seluruh anggota kontingen bertindak sebagai representasi budaya masyarakat Papua Barat yang ramah, santun, dan menjunjung tinggi nilai etika di tempat perlombaan.
“Tunjukkan kemampuan terbaik saudara-saudari dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas, persaudaraan, dan semangat pelayanan. Jadilah duta-duta Papua Barat yang membawa damai, sukacita, dan kebanggaan,” tegas Dominggus.
“Saudara-saudari bukan hanya membawa nama pribadi atau kelompok, tetapi membawa nama besar Provinsi Papua Barat. Karena itu, jagalah sikap, etika, dan semangat kebersamaan,” tambahnya.
Mengakhiri sambutannya, orang nomor satu di Papua Barat ini menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada jajaran pengurus LPPD Papua Barat, Kanwil Kemenag, para pelatih, serta semua pihak yang telah memeras keringat mempersiapkan kontingen ini secara matang.
Pemerintah Provinsi berharap capaian emas dari kontingen ini nantinya dapat melecut motivasi generasi muda di seluruh tanah Papua untuk terus mengasah potensi seni budaya keagamaan ke depan.
“Dengan memohon penyertaan dan perlindungan Tuhan Yang Maha Kuasa, pada hari ini saya selaku Gubernur Papua Barat secara resmi melepas Kontingen Pesparawi Nasional Provinsi Papua Barat untuk mengikuti Pesparawi Nasional XIV Tahun 2026. Semoga Tuhan memberkati setiap langkah perjalanan dan memberikan keberhasilan,” pungkas Gubernur sembari menggelorakan slogan daerah: Membangun dengan Hati, Mempersatukan dengan Kasih Menuju Papua Barat yang ASTADIRI (Aman, Sejahtera, Bermartabat, dan Mandiri). (jp/alb)
























