Ekonomi & BisnisPemprov PBProvinsi Papua Barat

Pemprov Salurkan Stimulus UMKM hingga Rp100 Miliar untuk PAL KOAP

Penyaluran bantuan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memperluas akses pemberdayaan ekonomi, meningkatkan kapasitas pelaku usaha lokal, serta memperkuat kualitas pelayanan publik.

MANOKWARI, JAGATPAPUA.com – Pemerintah Provinsi Papua Barat terus mendorong penguatan ekonomi masyarakat melalui program prioritas Papua Barat Produktif.

Dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Provinsi Papua Barat, Senin (12/10/2026), Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan menyerahkan berbagai bantuan stimulus, sarana dan prasarana, serta penghargaan kepada masyarakat dan mitra kerja lintas sektor.

Penyaluran bantuan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memperluas akses pemberdayaan ekonomi, meningkatkan kapasitas pelaku usaha lokal, serta memperkuat kualitas pelayanan publik. Perhatian khusus juga diberikan kepada Orang Asli Papua (OAP) agar dapat mengambil peran lebih besar dalam pembangunan dan pertumbuhan ekonomi daerah.

Bantuan yang diserahkan mencakup sejumlah sektor strategis, mulai dari industri dan perdagangan, pengadaan barang dan jasa, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), perikanan, ketahanan pangan, hingga pelayanan sosial dan keagamaan.

Di sektor industri dan perdagangan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan menyerahkan satu unit mesin pengupas kopi (pulper) tipe GP. 160 kepada Kris Nover Deni Wonggor sebagai penerima bantuan. Dukungan sarana produksi ini diharapkan dapat membantu meningkatkan efisiensi pengolahan kopi dan memberikan nilai tambah bagi usaha masyarakat.

Sementara itu, dukungan terhadap pengembangan pengusaha lokal OAP dilakukan melalui Biro Pengadaan Barang dan Jasa dengan alokasi anggaran sebesar Rp100 miliar untuk program pemberdayaan dan pengembangan pengusaha OAP. Bantuan tersebut diterima oleh Perkumpulan Asosiasi Lokal Kontraktor OAP (PAL KOAP) Papua Barat.

Dukungan ini menjadi salah satu langkah strategis untuk memperkuat kapasitas pengusaha lokal, khususnya dalam menghadapi peluang usaha dan meningkatkan keterlibatan mereka dalam kegiatan pembangunan di Papua Barat.

Pemerintah Provinsi Papua Barat juga memberikan perhatian terhadap pengembangan UMKM sebagai salah satu penggerak ekonomi masyarakat. Melalui Dinas Koperasi, bantuan stimulus masing-masing sebesar Rp5 juta diserahkan kepada sejumlah pelaku usaha, di antaranya Irlaflesia Mandacan dari Kabupaten Manokwari dan Marice Dowansiba.

Bantuan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan usaha, meningkatkan produktivitas, serta memperkuat keberlangsungan UMKM di tengah tantangan pengembangan ekonomi lokal.

Pada sektor kelautan dan perikanan, pemerintah daerah melalui Dinas Kelautan dan Perikanan menyalurkan dukungan dana sebesar Rp100 juta untuk pengembangan usaha budi daya perikanan di Kelurahan Andai, Distrik Manokwari Selatan.

Dukungan ini diharapkan dapat mendorong peningkatan kapasitas usaha budi daya, mengoptimalkan potensi sumber daya perikanan, serta membuka peluang peningkatan pendapatan masyarakat.

Program Papua Barat Produktif tidak hanya berorientasi pada penguatan sektor ekonomi, tetapi juga mencakup dukungan terhadap kebutuhan sosial, keagamaan, dan pelayanan pemerintahan di tingkat masyarakat.

Melalui Biro Kesejahteraan Rakyat, pemerintah menyerahkan 15 unit kursi salat untuk mendukung fasilitas ibadah di masjid. Sementara itu, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung memberikan bantuan perlengkapan kantor kepada Kelurahan Sowi, Distrik Manokwari Selatan, guna menunjang pelaksanaan pelayanan administrasi kepada masyarakat.

Di bidang ketahanan pangan, Dinas Ketahanan Pangan menyalurkan 90 paket bibit pangan yang diperuntukkan bagi masyarakat di Kabupaten Manokwari, Manokwari Selatan, dan Kaimana.

Penyaluran bibit tersebut diharapkan dapat mendukung kegiatan budi daya pangan masyarakat, memperkuat ketersediaan pangan lokal, serta mendorong pemanfaatan potensi pertanian di daerah.

Selain itu, Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi memberikan penghargaan kepada para pendaftar serta perwakilan mitra kerja daerah, termasuk Bank BNI dan Swiss-Belhotel Manokwari. Penghargaan ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan yang melibatkan unsur masyarakat dan dunia usaha dalam pembangunan daerah.

Melalui rangkaian penyerahan bantuan tersebut, Pemerintah Provinsi Papua Barat berupaya memperkuat sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, masyarakat, dan mitra pembangunan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Program Papua Barat Produktif diharapkan tidak berhenti pada penyaluran bantuan, tetapi juga memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kapasitas usaha, produktivitas masyarakat, penciptaan peluang ekonomi, dan pemerataan manfaat pembangunan.

Dengan dukungan lintas sektor tersebut, pemerintah daerah diharapkan dapat memperluas kesempatan bagi pelaku usaha lokal, khususnya OAP, untuk berkembang dan berkontribusi dalam pembangunan Papua Barat.(jp/ask). 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Hati-hati salin tanpa izin kena UU no.28 Tentang Hak Cipta