Peringati 70 Tahun GKI di Tanah Papua, Klasis Manokwari Gelar Expo Pembangunan dan Apresiasi Dukungan Pemerintah Daerah

MANOKWARI, JAGATPAPUA.com – Perayaan 70 tahun Gereja Kristen Injili (GKI) di Tanah Papua sekaligus memperingati 101 tahun masuknya sending GKI bersinode di tanah ini menjadi momentum penuh syukur bagi seluruh jemaat. Puncak perayaan tersebut diwarnai dengan pelaksanaan expo pembangunan GKI Klasis Manokwari serta apresiasi mendalam terhadap dukungan pemerintah daerah.
Hal tersebut diungkapkan oleh Bons Sanz Rumbruren, S.Sos., mewakili pekerja GKI Klasis Manokwari, saat menyampaikan sambutan dalam rangkaian kegiatan yang dihadiri oleh unsur pemerintah dan jemaat.
Dalam sambutannya, Bons Sanz Rumbruren menyampaikan rasa syukur yang mendalam karena setelah dua tahun lalu expo pembangunan pertama sukses digelar, kini kegiatan serupa kembali dilaksanakan. Ia juga mengapresiasi kerja keras panitia serta partisipasi dari 53 jemaat beserta jemaat persiapan yang telah mendirikan stand pameran guna menampilkan berbagai program dan aktivitas pelayanan di masing-masing jemaat.
“Provinsi bisa banyak, kabupaten bisa banyak, tapi gereja hanya satu, GKI di Tanah Papua,” ujar Bons Sanz Rumbruren menegaskan pentingnya persatuan jemaat di bawah naungan GKI.
Pihaknya juga menyampaikan terima kasih khusus kepada Gubernur Papua Barat, Bupati Manokwari, serta seluruh jajaran perangkat OPD yang selama ini senantiasa menopang berbagai kegiatan dan pembangunan fasilitas pelayanan di lingkungan Klasis Manokwari, baik pembangunan gedung gereja maupun pastori.
Selain itu, dalam kesempatan tersebut disoroti pula kebutuhan mendesak akan penambahan tenaga pelayan firman (pendeta) guna melayani jemaat-jemaat yang masih kekurangan pelayan. Bons Sanz Rumbruren berharap, pasca peneguhan ratusan pendeta baru di Gereja Harapan Ababi baru-baru ini, Klasis Manokwari dapat segera mendapat tambahan tenaga pelayan untuk memaksimalkan tugas-tugas pelayanan gereja.
Menutup sambutannya, ia berpesan kepada seluruh panitia, pelayan, dan jemaat dari lingkungan 1 hingga 6 agar rangkaian kegiatan pelayanan kebaktian penyegaran iman yang berlangsung dari hari ini hingga 25 Oktober mendatang dapat berjalan lancar dan sukses.
“Mari kita dukung bersama, karena anak-anak yang akan menjadi pelayan di jemaat sangat membutuhkan perhatian dan uluran tangan kita,” pungkasnya.(jp/alb)

















