Wabup Mugiyono Tegaskan Komitmen Manokwari Dukung Program Strategis Papua Barat
Pembagian kewenangan penanganan pendidikan di Kabupaten Manokwari telah disesuaikan berdasarkan jenjang pendidikan.
MANOKWARI, JAGATPAPUA.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manokwari menegaskan komitmennya untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Papua Barat guna menyelaraskan program pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Komitmen tersebut disampaikan Wakil Bupati Manokwari, H. Mugiyono, usai mengikuti upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Provinsi Papua Barat di halaman Kantor Gubernur Papua Barat, Senin (12/10/2026).
Mugiyono berharap, pada usia ke-27 tahun, Provinsi Papua Barat semakin maju, berdaya saing, dan berkelanjutan, serta terus berfokus pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Menurutnya, penguatan koordinasi antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota menjadi faktor penting dalam memastikan arah pembangunan berjalan selaras dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Kami berharap konektivitas dan juga kolaborasi dengan kabupaten/kota terus meningkat, agar arah pembangunan masyarakat itu sama antara provinsi dan kabupaten, untuk kemudian berdampak langsung pada kesejahteraan mereka,” ujarnya.
Ia juga menegaskan dukungan penuh Pemkab Manokwari terhadap kepemimpinan Gubernur Papua Barat dan Wakil Gubernur Mohammad Lakotani dalam merealisasikan visi dan misi pembangunan daerah.
Mugiyono menyatakan, Kabupaten Manokwari siap mengambil peran strategis dalam mendukung dan menyukseskan berbagai program prioritas yang dijalankan Pemerintah Provinsi Papua Barat.
Terkait sinkronisasi program pembangunan, khususnya kebijakan pendidikan gratis, Mugiyono memastikan bahwa pelaksanaannya akan dikoordinasikan agar tidak terjadi tumpang tindih antara program pemerintah kabupaten dan pemerintah provinsi.
Ia menjelaskan, pembagian kewenangan penanganan pendidikan di Kabupaten Manokwari telah disesuaikan berdasarkan jenjang pendidikan. Melalui peraturan daerah (perda), Pemkab Manokwari menangani kelompok bermain atau jenjang pendidikan anak usia dini, kelas I sekolah dasar (SD), kelas VII sekolah menengah pertama (SMP), serta siswa kelas X sekolah menengah atas/sekolah menengah kejuruan (SMA/SMK) yang baru memasuki jenjang tersebut.
Sementara itu, Pemerintah Provinsi Papua Barat menangani program pendidikan sesuai kewenangannya, termasuk pada jenjang dan satuan pendidikan khusus tertentu, seperti SMK Taruna.
Mugiyono menambahkan, koordinasi juga telah dilakukan terkait pemberian beasiswa dan bantuan pendidikan untuk memastikan program yang dijalankan masing-masing pemerintah saling melengkapi dan tepat sasaran.
“Untuk beasiswa dan bantuan pendidikan, kita sudah berkomunikasi karena kepala dinasnya juga satu pasangan, jadi kemungkinan besar tidak akan tumpang tindih. Semua sudah diatur dengan baik dari sana, begitu juga dengan sektor kesehatan yang penanganannya diselaraskan,” pungkasnya.
Ia berharap, sinergi antara Pemkab Manokwari dan Pemprov Papua Barat dapat terus diperkuat, tidak hanya di sektor pendidikan, tetapi juga kesehatan dan bidang pembangunan lainnya, sehingga kebijakan yang dijalankan benar-benar memberikan dampak positif bagi masyarakat.(jp/alb).

















