Kab FakfakKab KaimanaKab ManokwariKab Manokwari SelatanKab Pegunungan ArfakKab Teluk BintuniKab Teluk WondamaPemprov PB

Sah!! Novia Utami Manaray Nahkodai Ketua PW BKMT Papua Barat

MANOKWARI,JAGATPAPUA.com– Ketua Umum BKMT Pusat, Dr. Hj. Syifa Fauzia, M.Arts resmi melantik Novia Utami Manaray, S. Hum sebagai Ketua Pengurus Wilayah Badan Kontak Majelis Taklim (PW BKMT) Provinsi Papua Barat masa bakti 2024-2029.

Pelantikan PW BKMT Papua Barat itu dirangkaikan dengan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) I tahun 2026, pada Senin (19/1/2026), di Manokwari.

Ketua Umum Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Pusat, Dr. Hj. Syifa Fauzia, M.Arts, menyampaikan peran strategis majelis taklim sebagai fondasi pembinaan umat, sekaligus menekankan bahwa faktor keamanan merupakan kunci utama dalam setiap pelaksanaan kegiatan organisasi.

Keberhasilan pelaksanaan kegiatan BKMT tidak terlepas dari kerja sama semua pihak, terutama dukungan aparat keamanan yang telah diberi tanggung jawab penuh untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan selama kegiatan berlangsung.

Ia berharap momentum pelantikan dan Rakerwil ini menjadi awal penguatan langkah-langkah organisasi ke depan, sekaligus menjadi sarana evaluasi dan perbaikan atas program-program yang telah dan akan dilaksanakan.

Amanah sebagai pengurus, lanjutnya, merupakan tugas mulia yang harus dijalankan dengan niat yang lurus, keikhlasan, serta tanggung jawab, baik kepada organisasi maupun keluarga.

Dr. Hj. Syifa juga mengingatkan soal pentingnya menjaga persatuan dan menghindari konflik, termasuk konflik politik, yang berpotensi memecah kebersamaan. BKMT, kata dia, harus tetap menjadi organisasi yang menyejukkan dan berorientasi pada kemaslahatan umat.

Ia turut mengulas sejarah majelis taklim sebagai cikal bakal lahirnya BKMT. Majelis taklim, menurutnya, tidak hanya berfungsi sebagai tempat belajar membaca Al-Qur’an dan memahami ajaran agama, tetapi telah berkembang menjadi ruang pemberdayaan umat, khususnya perempuan, baik di ranah sosial maupun publik.

Seiring perkembangan zaman, BKMT dituntut untuk terus beradaptasi, meningkatkan kualitas program, serta memperkuat kolaborasi dengan pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan.

“Dengan jumlah anggota yang besar dan tersebar luas, BKMT memiliki potensi strategis dalam mendukung pembangunan moral dan spiritual masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Pimpinan Wilayah (PW) Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Papua Barat, Novia Utami Manaray, S.Hum, mengajak seluruh pengurus BKMT di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota untuk bergerak bersama membangun organisasi yang solid, berkualitas, dan berorientasi pada pelayanan umat.

Menurut Novia Utami Manaray, amanah sebagai pimpinan wilayah merupakan tanggung jawab besar dalam menjalankan kontrol dan penguatan organisasi. Oleh karena itu, ia mengingatkan bahwa kerja kolektif seluruh pengurus untuk membangun kader yang berintegritas serta menjalankan roda organisasi sesuai visi dan misi BKMT.

Ia mengaku kepemimpinan dalam BKMT harus menjadi teladan bagi lembaga, baik dalam sikap, perilaku, profesionalisme, disiplin, integritas, maupun kerja keras. Selain itu, setiap pengambilan keputusan harus dilakukan melalui koordinasi dan musyawarah, serta dibarengi dengan upaya memotivasi anggota agar menjunjung budaya organisasi yang damai, solid, dan kekeluargaan.

Novia juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Papua Barat apabila selama ini terdapat hal-hal yang menimbulkan kesalahpahaman atau ketidaknyamanan.

Ia pun menegaskan komitmennya bersama jajaran pengurus baru untuk tetap menjaga marwah organisasi dan mengedepankan sikap dewasa serta menyejukkan.

“Kita sudahi semua perbedaan. Mari kita bangun Papua Barat dengan hati dan cinta kasih,”ajaknya.

“Saya menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Ketua Umum BKMT Pusat yang telah melantik langsung pengurus PW BKMT Papua Barat, serta kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Barat, para bupati dan wakil bupati, Kapolda Papua Barat beserta jajaran, serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan dan fasilitas demi kelancaran seluruh rangkaian kegiatan,”ucapnya.

Ketua Panitia pelaksana, Hayati Mansur, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan rangkaian agenda besar BKMT yang bertujuan memperkuat konsolidasi organisasi serta meningkatkan peran majelis taklim dalam pembinaan umat dan kehidupan sosial kemasyarakatan.

Ia menyebut sebelum pelaksanaan pelantikan, panitia terlebih dahulu menggelar kegiatan pendahuluan pada Minggu, 18 Januari 2026, berupa kegiatan keagamaan yang berlangsung di Masjid Ridwanul Bahri. Kegiatan tersebut diikuti oleh peserta dari berbagai daerah dan berjalan dengan tertib berkat dukungan aparat keamanan serta pihak terkait.

Selain pelantikan, rangkaian kegiatan juga diisi dengan patroli perdana wilayah yang melibatkan perwakilan dari sejumlah distrik. Kegiatan ini bertujuan mempererat silaturahmi, menumbuhkan kepedulian sosial, serta menunjukkan komitmen BKMT dalam menjaga keharmonisan dan ketertiban masyarakat.(jp/ask).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Hati-hati salin tanpa izin kena UU no.28 Tentang Hak Cipta