Rektor UNIPA Lepas 185 Mahasiswa Ikuti KKN Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026

MANOKWARI, JAGATPAPUA.com – Rektor Universitas Papua (UNIPA), Prof. Dr. Hugo Warami, S.Pd., M.Hum, secara resmi melepas 185 mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026, bertempat di Lapangan Universitas Papua, Manokwari, Jumat (23/1/26).
Pelepasan tersebut menandai dimulainya pelaksanaan KKN Universitas Papua Tahun Akademik 2025/2026, di mana ratusan mahasiswa akan diterjunkan ke berbagai lokasi untuk melaksanakan pengabdian kepada masyarakat.

Dalam sambutannya, Rektor UNIPA menekankan pentingnya mahasiswa tetap memperhatikan aspek akademik, baik di lapangan maupun di kampus. Ia mengingatkan adanya potensi gangguan jaringan internet secara nasional dalam waktu dekat yang dapat berdampak pada aktivitas akademik.
“Sekalipun saat ini banyak hal bisa diakses melalui jaringan internet, sudah ada peringatan secara nasional bahwa dalam satu bulan ke depan akan terjadi gangguan jaringan. Ini perlu diperhatikan karena akan mempengaruhi kegiatan akademik di Universitas Papua,” ujar Hugo.
Selain itu, Rektor mengingatkan mahasiswa agar menjaga nama baik almamater selama berada di lokasi KKN, mengingat setiap mahasiswa membawa identitas dan citra UNIPA di tengah masyarakat.
“Di dada saudara-saudara ada beban besar karena membawa nama UNIPA. Jaga nama baik lembaga ini, supaya ketika kembali tidak ada cerita-cerita miring yang mencoreng nama universitas,” tegasnya.
Terkait kesehatan, Hugo berpesan agar mahasiswa mampu menjaga diri sendiri, mengingat keterbatasan fasilitas kesehatan di beberapa lokasi KKN.

“Jadilah dokter dan perawat bagi diri sendiri. Tidak semua fasilitas kesehatan tersedia di lokasi, sehingga saudara-saudara harus menjaga kondisi tubuh agar tetap prima hingga kembali,” katanya.
Ia juga mendorong mahasiswa untuk memanfaatkan bekal ilmu pengetahuan yang telah diperoleh di bangku kuliah sebagai modal awal dalam menjalankan KKN, sekaligus menjadi pelopor dan penerang bagi masyarakat.
“Jadilah mercusuar dan pionir di lokasi KKN. Namun ingat, masyarakat juga memiliki sumber ilmu yang luar biasa. Padukan ilmu kampus dengan kearifan lokal agar dapat dikembangkan dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Dalam pesannya, Rektor UNIPA menegaskan pentingnya menjaga kebersamaan dan kedisiplinan selama KKN. Ia berharap seluruh mahasiswa yang berangkat dapat kembali dengan jumlah yang sama.
“Berangkat 185 orang, kembali juga harus 185 orang. Jangan ada yang mundur di tengah jalan atau tertahan karena kelalaian,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan mahasiswa untuk mampu menyesuaikan diri dengan karakteristik masyarakat di lokasi KKN serta mematuhi aturan dan batasan wilayah yang berlaku.
“Di masyarakat ada zona-zona tertentu yang dijaga dan tidak boleh dilanggar. Tolong ini diperhatikan dengan baik karena bisa berdampak luas,” pesannya.
Rektor Hugo menutup sambutannya dengan mengajak mahasiswa dan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) untuk selalu berkoordinasi apabila menghadapi persoalan di lapangan, serta berharap seluruh peserta KKN dapat menjalani pengabdian dengan baik hingga kembali ke kampus.
“Saya berharap saudara-saudara di lapangan menjadi yang terbaik, tetap sehat, kuat, dan menyelesaikan KKN dengan baik hingga kembali,” pungkasnya.(jp/alb)

