Pembangunan 46 Unit Huntara Rampung, Kristian Harap Peruntukannya Tepat Sasaran

MANOKWARI,JAGATPAPUA.com– Pembangunan sebanyak 46 unit Hunian Sementara (Huntara) bagi warga terdampak kebakaran di Kompleks Borobudur, Manokwari, telah rampung dan direncanakan akan segera diresmikan dalam waktu dekat.
Hal tersebut disampaikan Ketua RT 03/RW 03 Borobudur, Kristian Tambengi, kepada wartawan, Kamis (19/2/2026), di Kompleks Borobudur, Manokwari.
Kristian menjelaskan, pada awalnya pihaknya mengajukan data kebutuhan pembangunan Huntara sebanyak 53 unit kepada pemerintah. Namun, dalam proses verifikasi, yang disetujui hanya 46 unit.
Menurutnya, pengurangan jumlah tersebut terjadi karena adanya sejumlah korban terdampak yang tidak dapat memenuhi persyaratan administrasi, terutama terkait status kepemilikan tanah yang tidak dimiliki oleh beberapa keluarga korban kebakaran yang terjadi pada tahun 2021 silam.
Meski demikian, Kristian berharap agar proses penempatan warga di Huntara nantinya benar-benar dilakukan secara tepat dan sesuai dengan data korban kebakaran yang telah diverifikasi.
Ia menegaskan bahwa Huntara tersebut harus diprioritaskan bagi warga yang memang kehilangan tempat tinggal akibat musibah kebakaran, bukan bagi mereka yang sebelumnya tinggal di rumah kos atau tidak terdampak langsung.
“Yang tinggal di kos-kosan saya berharap jangan diakomodir untuk menempati Huntara ini. Tetapi lebih memprioritaskan warga yang betul-betul terdampak,” tegasnya.
Kristian menilai hal ini sangat penting untuk mencegah munculnya persoalan sosial di kemudian hari. Ia memastikan bahwa daftar 53 nama yang sebelumnya diajukan merupakan warga asli Kompleks Borobudur yang benar-benar menjadi korban dalam peristiwa kebakaran tersebut.
“Supaya tidak menimbulkan masalah ke depan, kami berharap penempatan ini harus sesuai data dan tepat sasaran,” pungkasnya.
Diketahui kebakaran hebat yang terjadi pada 2021 silam di Kompleks Borobudur Manokwari, menghanguskan sekitar 300 rumah sehingga mengakibatkan ratusan kepala keluarga kehilangan tempat tinggal.(jp/ask).










