Isi Jabatan Kosong, Dominggus Mandacan Rotasi dan Mutasi 33 Pejabat Pemprov PB

MANOKWARI,JAGATPAPUA.com – Dalam Rangka mengisi Kekosongan Jabatan, Gubernur, Dominggus Mandacan, kembali melantik 33 pejabat administrator, pengawas, dan fungsional di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua Barat.
Pelantikan tersebut berlangsung di Gedung TP PKK Arfai, Manokwari, Senin (16/3/2026). Pelantikan ini merupakan bagian dari upaya penataan aparatur sipil negara (ASN) sekaligus pengisian sejumlah jabatan yang sebelumnya kosong di lingkup Pemprov Papua Barat.

Gubernur Dominggus Mandacan menyampaikan bahwa pelantikan tersebut merupakan kebijakan pemerintah daerah dalam rangka mengisi kekosongan jabatan serta melakukan rotasi, mutasi, dan promosi jabatan, dengan tetap mengacu pada ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
“Pelantikan ini juga merupakan bagian dari pola pembinaan karier aparatur sipil negara yang dilakukan secara berkesinambungan dengan mempertimbangkan kompetensi dan profesionalisme ASN,” ujar Dominggus.
Ia menjelaskan, sebelumnya Pemerintah Provinsi Papua Barat telah mengusulkan sebanyak 319 pejabat eselon III dan IV kepada Badan Kepegawaian Negara (BKN). Dari jumlah tersebut, 295 pejabat telah dilantik lebih dahulu, sementara 33 pejabat lainnya dilantik pada kesempatan ini.
Dominggus berharap para pejabat yang baru dilantik dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, menjaga integritas, serta bekerja secara profesional dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Jabatan yang saudara emban bukan sekadar posisi struktural, tetapi merupakan kepercayaan pemerintah dan harapan masyarakat Papua Barat,” tegasnya.
Ia juga meminta para pejabat segera memahami tugas pokok dan fungsi masing-masing serta membangun kerja sama yang baik antara pimpinan dan staf, sehingga pelaksanaan tugas pemerintahan dapat berjalan efektif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Selain itu, Gubernur menekankan pentingnya dukungan seluruh aparatur pemerintah terhadap tiga program prioritas Pemerintah Provinsi Papua Barat, yakni Papua Barat Sehat, Papua Barat Cerdas, dan Papua Barat Produktif.
Program tersebut mencakup peningkatan layanan kesehatan, termasuk jaminan kesehatan bagi Orang Asli Papua, peningkatan kualitas pendidikan melalui bantuan bagi pelajar SMA/SMK dan mahasiswa berprestasi, serta pemberdayaan UMKM dan ekonomi lokal guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Ia berharap para pejabat yang baru dilantik dapat segera menyesuaikan diri di lingkungan kerja masing-masing dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pembangunan di Provinsi Papua Barat.(jp/jn).










