HUT Ke-22, DPD RI Dapil Papua Barat Gelar Donor Darah dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis
Keberlanjutan program, kemudahan akses terhadap layanan medis, serta kesadaran warga untuk melakukan pemeriksaan secara berkala masih menjadi tantangan.

MANOKWARI, JAGATPAPUA.com— Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) menggelar donor darah dan pemeriksaan kesehatan gratis di Kantor Perwakilan DPD RI Papua Barat, Jumat, 16 Oktober 2026.

Kegiatan bertajuk Senator Peduli itu menjadi bagian dari peringatan HUT ke-22 DPD RI tahun 2026. Dibuka langsung oleh Anggota DPD RI Dapil Papua Barat, Abdullah Manaray, S.T.
Aksi sosial ini bertujuan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan darah sekaligus mendorong kesadaran warga terhadap pentingnya pemeriksaan kesehatan.
Donor darah menjadi salah satu upaya memenuhi kebutuhan darah bagi pasien yang memerlukan transfusi. Sementara itu, pemeriksaan kesehatan gratis diharapkan membantu masyarakat mengenali kondisi tubuh sejak dini.
Namun, layanan yang diberikan dalam satu kegiatan belum cukup untuk menjawab persoalan kesehatan masyarakat secara menyeluruh. Keberlanjutan program, kemudahan akses terhadap layanan medis, serta kesadaran warga untuk melakukan pemeriksaan secara berkala tetap menjadi tantangan.
Di Papua Barat, kegiatan ini dikaitkan dengan program prioritas pemerintah provinsi, yakni Papua Barat Sehat. Kesehatan kata Manaray, dipandang sebagai salah satu faktor penentu kualitas hidup masyarakat sekaligus penopang produktivitas daerah.
Abdullah Manaray mengatakan kegiatan sosial tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat. Ia menekankan pentingnya menjaga semangat gotong royong dan solidaritas, terutama dalam bidang kesehatan dan kemanusiaan.
Peringatan hari jadi DPD RI, menurut substansi kegiatan tersebut, juga menjadi momentum untuk mengukur peran lembaga perwakilan daerah di luar fungsi formalnya. Kehadiran senator di daerah diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi turut menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat.
Peningkatan partisipasi donor darah, tumbuhnya kesadaran masyarakat untuk memeriksakan kesehatan, serta kesinambungan layanan menjadi indikator yang lebih relevan untuk menilai dampaknya.
Melalui program Senator Peduli, DPD RI diharapkan dapat memperluas jangkauan kegiatan sosial dan menjaga keberlangsungannya. Dengan begitu, peringatan HUT ke-22 lembaga tersebut tidak hanya menjadi penanda usia organisasi, tetapi juga momentum untuk memperkuat pelayanan kepada masyarakat Papua Barat.
Kegiatan Senator Peduli dihadiri Ketua Otoritas Jasa Keuangan Papua Barat, pimpinan Bank Indonesia, serta Ketua Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Papua Barat.
Kehadiran sejumlah pimpinan lembaga tersebut membuka peluang koordinasi lintas sektor dalam mendukung pembangunan daerah dan peningkatan kualitas pelayanan publik.(jp/red).













