HeadlineKab ManokwariProvinsi Papua Barat
Seorang Wartawan Dirampok Dan Dianiaya Saat Liput Peristiwa Kebakaran Pasar Wosi

Mathias Reyaan diduga dikeroyok saat mengambil gambar tragedi kebakaran tersebut, selain sejumlah lebam yang dialaminya, Telepon genggam dan sejumlah uang tunai sebanyak Rp15 juta ikut dirampas pelaku dalam kejadian tersebut.
Akibat kejadian tersebut, Mathias didampingi ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Papua Barat Bustam membuat lampiran polisi dengan bukti visum dari RSUD Manokwari.
“Kami menyayangkan kejadian ini, seharusnya jika hanya ingin menanyakan identitas tinggal meminta tanpa perlu melakukan provokasi bahkan pemukulan kepada wartawan,” kata Bustam, usai membuat lampiran Polisi di Polres Manokwari.
Dijelaskan bustam, menurut keterangan Mathias saat kejadian sempat di lerai oleh petugas pemadam kebakaran setelah melihat kartu pers miliknya.
“Cukup parah di bagian punggung dan kepala belakang, karena dari ceritanya bukan hanya dipukul pakai tangan tapi juga menggunakan benda tumpul,” lanjut dia.
Bustam melanjutkan, Posisi korban benar-benar sedang menjalankan tugas apalagi ada kejadian Kebakaran untuk diberitakan kepada masyarakat.
“Korban ingin mendapat momen kebakaran untuk kepentingan berita, naluri wartawan saat terjadi kejadian seperti kebakaran tentu akan langsung ke TKP untuk mengambil data dan diberitakan,” tandas Bustam.
Saat ini, kasus penganiayaan dan perampasan tersebut tengah ditangani oleh kepolisian resor (Polres) Manokwari. (jp*)
Hati-hati salin tanpa izin kena UU no.28 Tentang Hak Cipta