
ANGGI,JAGATPAPUA.com – Ketua Komunitas Anak Milenial Inspiratif Negeri (AMIN) Kabupaten Pegunungan Arfak, Barto Inden, mengunjungi para petani Kopi di Kampung Testega Pamaha, Distrik Anggi, Kabupaten Pegunungan Arfak (Pegaf) pada Kamis (12/2/2026).
Ia diterima langsung oleh Matias Saiba yang dikenal aktif mengembangkan bibit Kopi unggul di wilayah tersebut.
Kunjungan ini menjadi bentuk nyata kepedulian komunitas anak muda terhadap sektor pertanian lokal, khususnya komoditas kopi yang menjadi salah satu potensi unggulan Pegunungan Arfak.
Pada kesempatan itu, Barto menyerahkan sejumlah bantuan berupa peralatan persemaian, seperti polibag, sepatu bot, serta alat semprot (embel), yang diharapkan dapat menunjang aktivitas Matias dalam memperluas pembibitan kopi dan meningkatkan produktivitas kebun kopi rakyat.
“Bantuan ini mungkin sederhana, tetapi kami ingin petani tetap semangat dan merasa tidak berjalan sendiri,” ujar Barto.
Selain dukungan peralatan, Komunitas AMIN juga secara konsisten membantu petani dengan membeli biji kopi mentah (green bean) yang diproses langsung oleh Matias Saiba.
Langkah ini dinilai sebagai dukungan konkret dalam membuka akses pasar bagi petani kampung, sehingga pemberdayaan tidak berhenti pada motivasi semata.
Menurut Barto Inden, keberpihakan kepada petani lokal merupakan bagian penting dalam membangun kemandirian ekonomi masyarakat kampung.
“Ini bukan soal besar kecilnya bantuan, tetapi bagaimana kita saling menopang. Jika petani kuat, maka ekonomi kampung juga akan kuat,” tegasnya.
Selama kurang lebih sembilan tahun terakhir, Kopi Anggi telah dikenal luas karena kualitasnya yang tumbuh di dataran tinggi Pegunungan Arfak dengan cita rasa khas dan potensi pasar yang menjanjikan. Namun demikian, perhatian dan dukungan strategis dari berbagai pemangku kepentingan, khususnya di tingkat kabupaten, masih sangat dibutuhkan agar komoditas ini dapat berkembang lebih optimal.
Komunitas AMIN berharap adanya kolaborasi yang lebih luas antara pemerintah daerah, komunitas, dan petani, sehingga Kopi Anggi benar-benar mampu menjadi kekuatan ekonomi baru yang mengangkat kesejahteraan masyarakat Pegunungan Arfak.
Sementara itu, Matias Saiba menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian AMIN terhadap para Petani.
“Saya sangat berterima kasih karena sudah dibantu dengan bahan-bahan ini. Dukungan seperti ini sangat berarti bagi kami petani untuk terus semangat mengembangkan bibit dan kopi di kampung,” ungkap Matias.(jp/red).












