Ekonomi & BisnisPapua Barat

OJK dan Media Bersinergi Bangun Literasi Keuangan Inklusif di Papua Barat

MANOKWARI, JAGATPAPUA.com – Otoritas Jasa Keuangan Papua Barat dan Papua Barat Daya (OJK Manokwari) menyelenggarakan kegiatan Jurnalis Update dengan mengusung tema “OJK dan Media Bersinergi Bangun Literasi Keuangan yang Inklusif”, Manokwari, Kamis (4/12/25).

Kegiatan ini diikuti oleh kurang lebih 32 jurnalis dari berbagai media yang berada dalam wilayah kerja Papua Barat dan Papua Barat Daya. Kepala OJK Papua Barat dan Papua Barat Daya, Budi Rahman, dalam sambutannya mengatakan bahwa media memiliki peran strategis dalam mendukung pelaksanaan tugas OJK, khususnya dalam memperluas literasi dan inklusi keuangan serta memastikan keterbukaan informasi publik.

Menurutnya, sinergi yang kuat antara OJK dan media merupakan elemen penting untuk memperkuat komunikasi publik dan menjaga kualitas informasi yang diterima masyarakat.

“Sektor jasa keuangan diharapkan mampu memberikan kontribusi signifikan dalam mendukung implementasi Asta Cita untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045,” tegas Budi Rahman.

Untuk mewujudkan tujuan tersebut, kata Budi, diperlukan ruang komunikasi dan kolaborasi yang lebih intensif antara OJK dan insan media, sehingga berbagai masukan konstruktif dapat menghasilkan program dan kebijakan yang lebih inovatif, adaptif, dan relevan bagi penguatan perekonomian daerah.

Pada kesempatan tersebut, Kepala OJK juga memaparkan perkembangan sektor jasa keuangan serta kontribusi OJK dalam mendukung pembangunan ekonomi daerah di Papua Barat dan Papua Barat Daya, yang dirangkum melalui tiga poin utama, yakni:

  1. Jaringan kantor pelaku usaha sektor keuangan di Papua Barat dan Papua Barat Daya
  2. Kinerja sektor jasa keuangan di Papua Barat dan Papua Barat Daya
  3. Literasi dan inklusi keuangan serta pelindungan konsumen

Melalui kegiatan ini, OJK berharap insan jurnalis dapat menjadi mitra strategis dalam memberikan informasi yang akurat, edukatif, dan berimbang kepada masyarakat, khususnya terkait perkembangan sektor jasa keuangan di wilayah Papua Barat dan Papua Barat Daya.(jp/alb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Hati-hati salin tanpa izin kena UU no.28 Tentang Hak Cipta