HeadlinePemprov PB

Vidio Viral Catut Nama Gubernur Dominggus, Diskominfo Tegaskan HOAKS!!

MANOKWARI,JAGATPAPUA.com– Informasi yang beredar melalui salah satu akun TikTok pada 23 Februari 2026 terkait pernyataan Gubernur Papua Barat tentang penyaluran Dana Bantuan (DAP) Australia bagi umat Kristiani dipastikan tidak benar.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Diskominfo Perstatik) Papua Barat, Frans P. Istia, S.Sos., MM, secara tegas menyatakan bahwa video yang beredar tersebut merupakan informasi hoaks yang dibuat oleh oknum tidak bertanggung jawab dan bersifat menyesatkan.

Menurut Frans, Gubernur Papua Barat tidak pernah mengeluarkan pernyataan dalam bentuk apa pun, di media apa pun, yang mendukung atau menyetujui penyaluran Dana Bantuan (DAP) Australia kepada pihak tertentu, baik di Papua Barat maupun di wilayah lain di Indonesia.

“Kami melihat ini merupakan framing video dengan narasi provokatif untuk membangun opini dan diduga sengaja membenturkan masyarakat, khususnya umat Kristiani di Papua Barat, dengan Pemerintah Daerah dalam hal ini Gubernur Papua Barat,” tegas Frans melalui press rilisnya yang diterima Media ini.

Ia menambahkan, klarifikasi ini penting disampaikan untuk memberikan kepastian dan kebenaran kepada masyarakat atas beredarnya video tersebut. Sekaligus menjadi edukasi publik agar lebih bijak dalam menyaring informasi dan tidak serta-merta mempercayai maupun menyebarluaskan konten yang belum terverifikasi kebenarannya.

Lebih lanjut, terkait marwah dan kewibawaan pemerintah daerah, Biro Hukum Pemerintah Provinsi Papua Barat saat ini tengah mengumpulkan bukti guna menentukan langkah hukum selanjutnya.

Adapun pertimbangan yang mendasari langkah tersebut antara lain:
Gubernur sebagai kepala daerah memiliki kehormatan, martabat, dan reputasi yang harus dijaga sesuai prinsip negara hukum.
Terdapat dugaan penyebaran informasi melalui media sosial yang mengandung unsur pencemaran nama baik terhadap Gubernur.

Dugaan pencemaran nama baik tersebut berpotensi merusak reputasi pribadi dan jabatan publik, mengganggu stabilitas pemerintahan daerah, serta menimbulkan persepsi negatif di tengah masyarakat, khususnya di kalangan tokoh dan umat Kristiani.

Pemerintah Provinsi Papua Barat mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh informasi yang belum jelas sumber dan kebenarannya.(jp/rls).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Hati-hati salin tanpa izin kena UU no.28 Tentang Hak Cipta