Kab Pegunungan ArfakPemprov PB

TP PKK Papua Barat Rapat Mantapkan Persiapan HKG Ke-54 di Pegaf, Ini Rangkaian Kegiatannya

MANOKWARI,JAGATPAPUA.com– Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Papua Barat terus memantapkan persiapa HKG PKK ke-54 tahun 2026 di Kabupaten Pegunungan Arfak.

Mereka menggelar Rapat pada Jumat (20/2/2026) di Mansinam Beach Hotel . Rapat dihadiri Gubernur Papua Barat bersama sejumlah pimpinan perangkat daerah. Rapat dibuka oleh Asisten II Setda Papua Barat, Melkias Werinussa, SE., MH.

Foto bersama usai Rapat Persiapan HKG ke 54 tahun 2026.

Melkias menekankan pentingnya dukungan lintas sektor dalam menyukseskan peringatan HKG PKK ke-54 Tahun 2026 di Kabupaten Pegunungan Arfak. Kegiatan ini juga berkorelasi dengan program prioritas daerah, yakni Papua Barat Cerdas, Sehat dan Produktif.

Sementara itu, Ketua TP-PKK Papua Barat, Ny. Juliana A. Mandacan dalam laporannya menyampaikan bahwa rencana kerja pelaksanaan HKG telah dikonsultasikan dengan Bupati Pegunungan Arfak pada pekan lalu.

Ia menjelaskan bahwa peringatan HKG PKK ke-54 merupakan tindak lanjut dari pencanangan tahun sebelumnya di Kabupaten Teluk Wondama.

HKG PKK merupakan agenda tahunan yang diperingati setiap 4 Maret sebagai momentum peringatan dari tingkat pusat hingga daerah, sedangkan secara nasional akan dilaksanakan pada 11 Juli 2026 di Makassar.

Peringatan ini menjadi media implementasi 10 program pokok PKK pada seluruh jenjang organisasi dengan dasar pelaksanaan mengacu pada surat edaran Ketua Umum PKK Pusat.

Selain itu, kegiatan ini bertujuan menguatkan peran PKK dalam pembangunan, meningkatkan kapasitas kader sebagai penggerak perubahan dalam mendukung pelaksanaan Asta Cita, mengoptimalkan pelaksanaan 10 program pokok PKK serta memperkuat kemitraan strategis antara gerakan PKK dan pemerintah.

Dengan mempertimbangkan kondisi wilayah Pegunungan Arfak, pelaksanaan HKG diharapkan tidak bersifat seremonial semata, tetapi lebih dinamis dan memberikan dampak langsung bagi keluarga dan masyarakat.

Adapun sejumlah kegiatan yang direncanakan antara lain ibadah dan pengajian bersama, aksi sosial, gerakan penguatan pangan, penyediaan kebun PKK, pembangunan dua unit rumah layak huni sebagai model rumah sehat bagi keluarga, serta pembinaan organisasi.

Untuk aksi sosial, TP-PKK akan memberikan layanan pengobatan gratis, bantuan susu, pemberian makanan tambahan bagi anak, gerakan keluarga Indonesia sadar administrasi kependudukan, serta bantuan langsung kepada masyarakat melalui TP-PKK dan mitra kerja.

Sementara itu, kegiatan edukasi dan sosialisasi akan menyasar pelajar dan kader PKK dengan materi seks usia dini, pembinaan kesadaran bela negara, gerakan keluarga Indonesia lindungi anak dari kekerasan seksual, serta penyediaan sudut baca.

Pada sektor ketahanan pangan akan dilakukan penanaman bibit umbi-umbian, benih sayuran dan buah-buahan serta demonstrasi pengolahan pangan lokal, serta pembinaan tertib administrasi organisasi PKK di daerah tersebut.

“Kegiatan berikut akan diadakan lokasi kebun bunga di kabupaten pegunungan Arfak untuk mengarah pada kabupaten destinasi wisata kebun bunga. Kami juga berharap Gubernur membantu dua unit rumah layak huni dan telah koordinasi Bupati menyediakan lahan. Kemudian ada juga gerakan tanam pohon untuk penghijauan,” Jelas Ketua TP PKK Papua Barat.

Gubernur Papua Barat, Drs. Dominggus Mandacan, M.Si dalam arahannya menyampaikan bahwa PKK merupakan organisasi nasional yang berjenjang mulai dari pusat hingga daerah dan setiap tahun melaksanakan HKG di semua tingkatan.

Ia menegaskan bahwa pelaksanaan 10 program pokok PKK yang terbagi dalam empat kelompok kerja berkaitan erat dengan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, seperti kelautan dan perikanan, pemberdayaan masyarakat, kehutanan, ketahanan pangan, peternakan, kesehatan, pendidikan dan sektor lainnya.

Dengan demikian, melalui APBD Tahun 2026, program OPD yang dialokasikan ke Kabupaten Pegunungan Arfak diharapkan dapat diselaraskan dengan program PKK mulai dari pembukaan hingga penutupan kegiatan.

Gubernur juga berharap bantuan dua unit rumah layak huni dapat diresmikan pada puncak perayaan. Selain itu, program pertanian yang telah direncanakan diharapkan sudah memasuki tahap penanaman sehingga saat pelaksanaan kegiatan dapat dilakukan proses panen.

“Yang jelas saya ingatkan ini sasaran kepada masyarakat mendapatkan manfaat itu,” ujar Gubernur.(jp/red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Hati-hati salin tanpa izin kena UU no.28 Tentang Hak Cipta