HeadlineKab Manokwari

Tiga Pekan Kasus Pembunuhan Pelajar di Manokwari Belum Terungkap, SPI Desak Polisi Segera Tangkap Pelaku

MANOKWARI,JAGATPAPUA.com — Tiga pekan berlalu sejak peristiwa tragis yang menewaskan seorang pelajar SMA Negeri 1 Manokwari, aparat kepolisian hingga kini belum berhasil menangkap terduga pelaku.

Kondisi tersebut memicu keresahan di tengah masyarakat sekaligus menimbulkan tanda tanya terkait perkembangan penanganan kasus oleh Polresta Manokwari.

Desakan pun datang dari berbagai pihak. Ketua Sahabat Polisi Indonesia (SPI) Papua Barat, Jalil Lambara, meminta aparat kepolisian segera mengungkap kasus pembunuhan yang terjadi di kawasan Pantai Petrus Kafiar, Amban Pantai, Kabupaten Manokwari.

Menurutnya, lambannya penanganan perkara ini berpotensi menurunkan rasa aman masyarakat, terutama di kalangan pelajar dan orang tua.

“Kasus ini harus menjadi perhatian serius. Kami mendesak Polresta Manokwari untuk segera mengungkap dan menangkap pelaku agar ada kepastian hukum,” tegas Jalil.

Peristiwa nahas tersebut menewaskan seorang pelajar SMA Negeri 1 Manokwari. Korban diduga meninggal dunia akibat kekerasan berat, dengan indikasi leher patah setelah dipukul menggunakan balok.

Dalam kejadian itu, seorang pelajar perempuan yang berada bersama korban juga turut menjadi sasaran kekerasan. Beruntung, ia berhasil selamat dan saat ini masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Jalil menilai tindakan pelaku sangat keji dan tidak dapat ditoleransi karena tidak hanya merenggut nyawa korban, tetapi juga melukai korban lainnya.

“Ini tindakan brutal. Pelaku harus segera ditangkap dan diproses sesuai hukum yang berlaku,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa lambatnya penanganan kasus dapat berdampak pada menurunnya kepercayaan publik terhadap aparat penegak hukum. Oleh karena itu, ia berharap kepolisian dapat bekerja secara cepat, profesional, dan transparan.

“Kepercayaan masyarakat harus dijaga. Polisi harus menunjukkan keseriusan dalam mengungkap kasus ini agar masyarakat kembali merasa aman,” tambahnya.

SPI Papua Barat berharap aparat kepolisian meningkatkan intensitas penyelidikan serta segera menuntaskan kasus tersebut demi keadilan bagi korban dan keluarganya.(jp/jn).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Hati-hati salin tanpa izin kena UU no.28 Tentang Hak Cipta