Pemprov Papua Barat Diminta Transparan Soal Publikasi Data Covid-19

MANOKWARI, JAGATPAPUA.com – Anggota DPRPB komisi IV, Xaverius Kameubun, menilai perlu adanya transparansi terkait data by name by addreas orang yang terpapar dan meninggal akibat Covid-19.
Menurutnya hal ini dianggap perlu, karena bukan saja soal pembiayaan yang dipertanggungjawabkan, tetapi juga mengenai persoalan akurasi data yang terpapar, sembuh dan bahkan yang meninggal akibat Covid-19.
“Ini perlu disosialisasikan kepada masyarakat, agar mereka bisa menerima kenyataan dengan data yang telah terbukti melalui medis, dan juga keluarga bisa turut memberi dukungan moril maupun materil terkait saudara atau keluarga yang berdampak,” ungkapnya, saat ditemui wartawan di Aston Niu Manokwari, Selasa (3/8/2021).
Lebih Lanjut Xaverius mengatakan masyarakat juga perlu mengetahui data kematian sebelum dan sesudah Covid-19, agar bisa dilihat presentasenya, serta masyarakat memahami baik bahwa adanya Covid-19, maka angka kematian lebih meningkat dari sebelumnya.
“Masalah penyakit Covid-19 ini harus disosialisasikan, misalnya kemarin ada yang meninggal akibat terpapar Covid-19, namun reaksi masyarakat biasa-biasa saja, sehingga perlu data by name by addreas, sehingga jangan tertutup pada data sendiri,” katanya.
Perlu adanya keterbukaan mengenai data agar bisa dipertanggungjawabkan secara keseluruhan yang meninggal di tahun 2021 itu lebih banyak dari tahun 2020, serta harus ada rinciannya.
“Rincian dimana orang ini meninggal karena penyakin si A, B C dan Covid-19 sekian, sehingga sangat diperlukan adanya transparansi data untuk diketahui oleh seluruh masyarakat di Papua Barat,” tandasnya.(jp/adv)