Manokwari Siapkan 5 Wisata Unggulan, Pulau Mansinam hingga Gunung Meja Jadi Prioritas

MANOKWARI,JAGATPAPUA.com – Pemerintah Kabupaten Manokwari menetapkan lima destinasi wisata prioritas sebagai fokus utama pengembangan pariwisata daerah.
Langkah ini dilakukan untuk memperkuat posisi Manokwari sebagai pintu masuk pariwisata Provinsi Papua Barat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi melalui sektor pariwisata.
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Manokwari, Immanuel H. Pangribuan, menjelaskan bahwa kelima destinasi prioritas tersebut dipilih karena memiliki akses yang mudah, potensi daya tarik tinggi, serta berada tidak jauh dari pusat kota.

“Manokwari memiliki potensi pariwisata yang sangat beragam. Untuk itu, kami menetapkan lima prioritas wisata dalam kota yang menjadi fokus pengembangan ke depan,” ujar Immanuel, Jumat(30/1/26).
Destinasi prioritas pertama adalah wisata religi di Pulau Mansinam, yang memiliki nilai sejarah dan spiritual tinggi bagi masyarakat Papua. Pulau ini dikenal sebagai tempat masuknya Injil pertama kali di Tanah Papua dan menjadi salah satu ikon wisata religi di Papua Barat.
Prioritas kedua adalah wisata sejarah, khususnya peninggalan Perang Dunia II yang berada di kawasan Teluk Dore. Situs-situs bersejarah tersebut dinilai memiliki daya tarik edukatif sekaligus historis yang dapat dikembangkan sebagai wisata berbasis sejarah.
Selanjutnya, Pantai Pasir Putih ditetapkan sebagai prioritas ketiga. Lokasinya yang dekat dengan pusat kota menjadikan pantai ini mudah diakses dan potensial sebagai destinasi wisata keluarga maupun wisata harian.

Prioritas keempat adalah Pantai Pesisir Amban di wilayah utara Manokwari. Kawasan ini saat ini mulai berkembang dan menarik perhatian wisatawan, seiring dengan meningkatnya peran pihak swasta dalam pengembangan fasilitas dan daya tarik wisata.
Sementara itu, prioritas kelima adalah Taman Wisata Gunung Meja, yang memiliki keunikan berupa kawasan hutan tropis yang berada tepat di tengah kota. Keberadaan Gunung Meja dinilai sebagai aset penting untuk wisata alam dan edukasi lingkungan.
Selain lima destinasi utama tersebut, Immanuel menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Manokwari juga tetap memperhatikan potensi wisata lain yang berada di luar kawasan kota, seperti Dataran Wapramasi, Sidey, Pantai Undi, serta Kampung Kwaw di Distrik Mokwam.
“Pengembangan pariwisata tidak hanya terpusat di dalam kota, tetapi juga mencakup wilayah-wilayah lain yang memiliki potensi besar. Namun untuk tahap awal, lima destinasi ini menjadi skala prioritas,” jelasnya.
Melalui penetapan wisata prioritas ini, Pemerintah Kabupaten Manokwari berharap dapat meningkatkan kunjungan wisatawan, memperpanjang lama tinggal wisatawan, serta memperkuat kontribusi sektor pariwisata terhadap pendapatan asli daerah (PAD) di Papua Barat.(jp/alb)





