DPR PBHeadlineKab ManokwariOlahragaPapua BaratPolitik

Manokwari Running Festival 2025 Diikuti 250 Peserta, Pendaftaran Dibuka Gratis

Kolaborasi antar Komunitas Lari di Manokwari sekaligus Wadah Membangun Solidaritas Sosial

MANOKWARI,JAGATPAPUA.com – Komunitas Manokwari Runners bekerja sama dengan Yayasan Sinar Fajar Papua (SFP) menggelar Manokwari Running Festival 2025 yang akan diikuti oleh sekitar 250 peserta dari berbagai kalangan.

Pendaftaran peserta dibuka pada Minggu (28/12/2025) di Coffee Master, Taman Ria Rendani, Manokwari, sekaligus dirangkaikan dengan Coaching Clinic yang menghadirkan pelatih fisik nasional Coach Irfan Zulfikar Waroka.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Anggota DPR Papua Barat Ahmad Kuddus, yang juga merupakan penggiat olahraga lari, Ketua Manokwari Runners Devi Rompas, serta para komunitas dan pecinta olahraga lari di Manokwari.

Manokwari Running Festival 2025 dijadwalkan dibuka secara resmi oleh Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan pada Senin (29/12/2025) pukul 06.30 WIT. Start dan finish akan dipusatkan di Coffee Master, dengan rute melintasi Lampu Merah Haji Bauw dan kembali ke titik awal sejauh 5 kilometer.

Usai pendaftaran, para peserta mengikuti Coaching Clinic yang membahas persiapan teknis sebelum dan selama lomba. Coach Irfan menekankan pentingnya latihan penguatan otot kaki serta kesiapan sistem saraf tubuh.

“Ada lima unsur latihan yang berkaitan dengan koordinasi sistem saraf, otak, otot, jantung, dan paru-paru agar tubuh bekerja maksimal saat berlari. Sistem saraf harus dilatih supaya tubuh benar-benar siap,” jelas Coach Irfan.

Sementara itu, Ahmad Kuddus menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi antar komunitas lari di Manokwari sekaligus wadah membangun solidaritas sosial.

“Manokwari Running Festival 2025 diawali dengan pendaftaran dan coaching clinic untuk peserta lari 5 kilometer. Kegiatan ini terbuka untuk umum dan gratis,” kata Ketua Komisi II DPR Papua Barat ini.

Ia menambahkan, kegiatan ini juga mengajak para peserta untuk berdonasi secara sukarela bagi korban bencana di Sumatera dan Aceh.

Antusiasme masyarakat terlihat tinggi selama proses pendaftaran. Menurut Ahmad Kuddus, hal ini menunjukkan bahwa masyarakat Manokwari merindukan event olahraga yang melibatkan komunitas secara luas.

“Pecinta olahraga lari di Manokwari cukup banyak. Setiap hari, terutama akhir pekan, masyarakat terlihat aktif berlari. Harapannya event seperti ini bisa rutin diselenggarakan melalui kolaborasi berbagai pihak,” ujarnya.

Coaching Clinic tersebut ditutup dengan penyerahan ratusan paket outfit lari kepada calon peserta Manokwari Running Festival 2025.(jp/ctr).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Hati-hati salin tanpa izin kena UU no.28 Tentang Hak Cipta