Kerja Bakti Serentak, Pemprov Papua Barat Antisipasi Ancaman Banjir di Manokwari

MANOKWARI, JAGATPAPUA.com – Pemerintah Provinsi Papua Barat menggelar kerja bakti serentak pada Jumat (10/4/2026) sebagai langkah antisipasi terhadap potensi bencana banjir yang tengah mengancam wilayah Kabupaten Manokwari.
Kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan surat pemberitahuan Sekretariat Daerah Papua Barat yang ditujukan kepada seluruh jajaran pegawai di lingkup pemerintah provinsi, mulai dari staf ahli gubernur, asisten, pimpinan perangkat daerah, hingga ASN, PPPK, dan tenaga honorer.
Pelaksana Harian Sekretaris Daerah Papua Barat, Syors A.O. Marini, dalam surat tersebut menegaskan bahwa kerja bakti dilakukan sebagai tindak lanjut arahan pimpinan daerah, mengingat kondisi Manokwari saat ini dinilai rawan banjir.
Kerja bakti dimulai pukul 08.00 WIT hingga selesai, dengan lokasi yang telah dibagi berdasarkan instansi masing-masing. Sejumlah titik strategis menjadi fokus kegiatan, di antaranya kawasan Jalan Utama Arfai, Perumahan Salak, Jalan masuk Pelabuhan Marampa, kawasan Sowi, hingga Jembatan Wosi Transito.
Dalam pelaksanaannya, masing-masing pimpinan perangkat daerah bertanggung jawab mengatur pembagian tugas pegawai, menyiapkan peralatan kerja seperti parang, sabit, mesin babat, sapu lidi, hingga plastik sampah. Sementara kebutuhan konsumsi ditanggung oleh masing-masing instansi.
Puluhan organisasi perangkat daerah (OPD) dilibatkan dalam kegiatan ini, termasuk Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Perhubungan, hingga RSUD Provinsi Papua Barat.
Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan kesiapsiagaan pemerintah daerah sekaligus memperkuat kesadaran kolektif aparatur dalam menjaga kebersihan lingkungan sebagai upaya mitigasi bencana.
Selain itu, kerja bakti juga menjadi bagian dari upaya membangun sinergi antarinstansi dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi yang kerap terjadi di wilayah Manokwari, terutama saat curah hujan tinggi.
Pemerintah Provinsi Papua Barat mengimbau seluruh masyarakat untuk turut menjaga kebersihan lingkungan guna mencegah terjadinya banjir yang dapat merugikan banyak pihak. (jp/jn)









