Gubernur Dan Wagub PB Pimpin Langsung Kerja Bakti Di Pulau Mansinam Jelang HUT PI Ke-171

MANOKWARI,JAGATPAPUA.com – Sebagai bentuk dukungan untuk menyukseskan perayaan HUT PI ke-171 tahun 2026, Pemerintah Provinsi Papua Barat menggelar kerja bakti di Pulau Mansinam pada Jumat (30/1/2026).
Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, dan Wakil Gubernur Mohamad Lakotani terlibat langsung memimpin kerja bakti tersebut, diikuti oleh para Pimpinan OPD dan seluruh ASN Pemprov PB.
Dominggus mengatakan, kerja bakti tersebut merupakan bentuk dukungan pemprov Papua Barat dengan melibatkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) hingga tenaga honorer di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua Barat untuk membantu panitia, khususnya dalam menjaga kebersihan Pulau Mansinam.
“Setiap tahun peringatan Pekabaran Injil selalu dilaksanakan di Pulau Mansinam. Tahun 2026 ini memasuki usia 171 tahun sejak Injil pertama kali masuk di Tanah Papua pada 5 Februari 1855. Pemerintah Provinsi Papua Barat turut mengambil bagian untuk membantu panitia, terutama dalam hal kebersihan,” ujar Dominggus Mandacan kepada wartawan.
Ia menjelaskan, keterlibatan pemerintah daerah dalam menjaga kebersihan Pulau Mansinam bertujuan agar panitia dapat lebih fokus pada persiapan dan pelaksanaan ibadah serta rangkaian kegiatan peringatan Pekabaran Injil.

“Masalah kebersihan kami ambil bagian, supaya panitia bisa konsentrasi pada kegiatan-kegiatan yang menjadi tanggung jawab mereka. Ini sudah menjadi komitmen pemerintah daerah setiap tahun,” katanya.
Gubernur berharap, perayaan HUT ke-171 Pekabaran Injil dapat berlangsung dalam suasana yang damai, penuh sukacita, dan membawa harapan bagi seluruh masyarakat Papua.
“Kita berharap pada tanggal 5 Februari 2026 nanti, ibadah perayaan dapat berjalan dengan penuh damai, penuh sukacita, dan penuh harapan,” ujarnya.
Selain itu, Dominggus Mandacan juga mengajak seluruh masyarakat, khususnya yang berada di Manokwari dan Tanah Papua pada umumnya, untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, dan kedamaian selama perayaan berlangsung.
“Mari kita semua bertanggung jawab menjaga keamanan dan ketertiban. Pasti akan banyak tamu yang datang, baik dari Tanah Papua maupun dari luar Papua. Sebagai tuan rumah, kita harus menjamin suasana yang aman dan damai, sehingga semua dapat mengikuti ibadah dengan baik dan pulang membawa sukacita,” tutup Gubernur. (jp/jn)

