Gubernur Dan Bupati Mansel Resmikan Gedung Gereja GPKAI Maranatha II Yamboi Pantai

RANSIKI,JAGATPAPUA.com— Gedung Gereja GPKAI Marantha II Yamboi Pantai Kabupaten Manokwari Selatan (Mansel) diresmikan oleh Gubernur PB melalui Asisten II Setda PB, Melkias Werinussa dan Bupati Bernard Mandacan, Jumat (22/11/2025).
Acara peresmian itu mengusung tema “Gedung Gereja yang hidup”, sebagaimana tertulis dalam Efesus 2:19-20 bahwa kita adalah anggota keluarga Allah yang dibangun di atas dasar para rasul dan para nabi, dengan kristus sebagai batu penjuru.
Artinya, kemegahan gereja tidak diukur hanya dari bangunannya, tetapi dari umat tuhan yang hidup, bertumbuh, dan memberi dampak bagi masyarakat.
Melalui subtema yang diangkat, kita diajak untuk menjadi gereja yang hidup, yang terus memberitakan karya tuhan melalui kesaksian, pelayanan, dan kasih kepada sesama. Gereja yang hidup adalah gereja yang tidak hanya berkumpul, tetapi bergerak; tidak hanya menerima berkat, tetapi menjadi berkat.
Pemerintah Kabupaten Manokwari Selatan sangat mengapresiasi seluruh pihak yang telah mengambil bagian dalam pembangunan gedung gereja ini-para donatur, majelis, panitia, dan seluruh jemaat yang dengan ketulusan hati telah berjerih payah sehingga hari ini berdiri sebuah rumah ibadah yang indah dan layak.
Peresmian ini juga sejalan dengan visi daerah: “Terwujudnya Manokwari Selatan yang harmonis, beradab, adil, mandiri, dan sejahtera.” serta didukung oleh beberapa misi pemerintah yang relevan, yaitu:
– Mewujudkan masyarakat manokwari selatan yang harmonis dalam kerukunan kehidupan beragama.

– Mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas, berkarakter, dan berdaya saing, yang salah satunya terbentuk melalui pembinaan iman di gereja.
Melalui gereja yang hidup, beribadah, dan bertumbuh, kita berharap tercipta kehidupan masyarakat yang rukun, saling mendukung, dan bersama-sama membangun manokwari selatan menjadi daerah yang maju dan berbudaya.
Sementara itu, Gubernur Papua Barat, yang diwakili Asisten II Setda PB, Melkias Werinussa mengatakan Pembangunan rumah ibadah bukan sekadar membangun struktur fisik, tetapi merupakan wujud nyata dari iman dan komitmen umat dalam melayani tuhan.
“Gedung gereja ini adalah bukti kerja keras, pengorbanan, dan persatuan seluruh anggota jemaat, panitia, dan para pengurus yang telah berjuang dengan tekun untuk mewujudkan rumah tuhan ini, ” kata Gubernur
“Sebagai gubernur papua barat, saya merasa bangga dan bersyukur melihat semangat gotong royong dan kebersamaan yang ditunjukkan oleh masyarakat yamboi pante. Ini adalah teladan yang baik bagi kita semua bahwa dengan iman, kerja keras, dan persatuan, tidak ada yang tidak mungkin,”ucapnya
Menurut dia, Gedung gereja ini bukan hanya tempat beribadah, tetapi juga pusat pembinaan rohani, tempat persekutuan, dan sumber kekuatan spiritual bagi jemaat.
“Saya berharap, dengan diresmikannya gedung gereja ini, jemaat gpkai maranatha ii yamboi pante semakin kuat dalam iman, semakin solid dalam persekutuan, dan semakin berperan aktif dalam pembangunan masyarakat yang berdasarkan nilai-nilai kristiani, ” harap Gubernur.
Pemprov akan terus mendukung pembangunan sarana dan prasarana keagamaan di seluruh wilayah papua barat, karena kami percaya bahwa pembangunan yang sejati adalah pembangunan yang berlandaskan pada nilai-nilai spiritual dan moral.(jp/fir).










