FOSMI STIH Manokwari Berbagi Takjil, Tebar Kepedulian Sosial di Bulan Ramadan

MANOKWARI,JAGATPAPUA.com — Unit Kegiatan Mahasiswa Forum Solidaritas Mahasiswa Islam (FOSMI) Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Manokwari menggelar kegiatan sosial berbagi takjil kepada masyarakat dan pengendara di kawasan Lampu Merah Sinar Suri, Jumat (6/3/2026).
Kegiatan tersebut merupakan salah satu program kerja FOSMI yang direncanakan serta dibimbing langsung oleh Pembina FOSMI, Nurjanna Lahangatubun, SH., MH., sebagai bagian dari program kegiatan sosial mahasiswa selama bulan suci Ramadan.
Ketua FOSMI STIH Manokwari, Novald Madilla Salis, mengatakan kegiatan berbagi takjil ini bertujuan menumbuhkan kepedulian sosial di kalangan mahasiswa sekaligus berbagi berkah dengan masyarakat.
“Melalui kegiatan ini kami ingin meningkatkan kepedulian sosial, menebar kebaikan serta berbagi berkah kepada sesama, sekaligus menjadi wujud pengamalan ibadah di bulan Ramadan,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Ketua FOSMI yang juga merupakan Pengurus Wanita FOSMI, Nurul Hidayah, menambahkan kegiatan tersebut juga menjadi sarana memperkuat solidaritas mahasiswa dengan masyarakat.
Menurutnya, kegiatan sosial seperti ini dapat membentuk karakter mulia mahasiswa sekaligus menjadi bentuk pengabdian nyata kepada masyarakat.
“Ini juga sebagai wujud sinergi antara kampus dan masyarakat dalam menumbuhkan nilai-nilai kebersamaan dan kepedulian,” jelasnya.
Dalam kegiatan tersebut, para mahasiswa membagikan berbagai menu takjil kepada para pengendara dan masyarakat yang melintas, seperti bubur kacang hijau, kue box, es teh, dan air mineral.
Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari Ketua STIH Manokwari, Dr. Filep Wamafma, SH., M.Hum.
Pelaksanaan kegiatan turut melibatkan sejumlah organisasi kemahasiswaan, baik internal maupun eksternal kampus, di antaranya Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) STIH Manokwari, Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) STIH Manokwari, serta Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat STIH Manokwari.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa berharap semangat berbagi dan kepedulian sosial dapat terus tumbuh di tengah masyarakat, khususnya selama bulan suci Ramadan. (jp/jn)










