HeadlinePemprov PBProvinsi Papua Barat

Enam Gubernur Se-Tanah Papua Bertemu, Perkuat Arah Pembangunan Berkelanjutan

MANOKWARI,JAGATPAPUA.com – Para Gubernur dan Wakil Gubernur se-Tanah Papua bertemu di Swiss-Belhotel Manokwari, Papua Barat, Kamis (12/2/2026), dalam forum bertajuk “Pertemuan Gubernur Se-Tanah Papua, Kolaborasi untuk Percepatan Pembangunan Berkelanjutan di Tanah Papua.”

Forum ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat sinergi enam provinsi di Tanah Papua, terutama dalam menyelaraskan arah kebijakan pembangunan berkelanjutan pasca pemekaran wilayah.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian Simposium Internasional Flora Malesiana dan International Nature-Based Climate Solutions Conference (NBCS), yang menghadirkan peserta dari tingkat lokal, nasional, hingga internasional.

Gubernur Papua Barat, Drs. Dominggus Mandacan, M.Si., menegaskan bahwa pertemuan ini mencerminkan komitmen kolektif para pimpinan daerah dalam mendorong pembangunan yang inklusif dan berorientasi jangka panjang.

“Kehadiran para gubernur dan pemangku kepentingan hari ini menunjukkan komitmen bersama untuk memperkuat dialog dan koordinasi pembangunan berkelanjutan di Tanah Papua,” ujar Dominggus.

Ia menjelaskan, forum ini merupakan kelanjutan dari berbagai proses koordinasi yang telah dilakukan sebelumnya, termasuk melalui Deklarasi Manokwari 2018. Namun, dengan terbentuknya enam provinsi di Tanah Papua, dibutuhkan penguatan kembali sinergi lintas wilayah agar arah pembangunan tetap selaras dan saling memperkuat.

Sejumlah inisiatif telah dilakukan, di antaranya Sembilan Pesan Lembah Baliem, Rapat Kerja Asosiasi Gubernur se-Tanah Papua, serta Rapat Koordinasi Bapperida Tanah Papua.

Dalam pertemuan tersebut juga digelar sesi strategic briefing bertema “Integrasi Komitmen Papua ke dalam Dokumen Perencanaan Daerah.” Sesi ini membahas integrasi isu-isu strategis seperti perlindungan hutan, penghormatan terhadap masyarakat adat, solusi berbasis alam (nature-based solutions), serta pembangunan rendah karbon ke dalam dokumen perencanaan masing-masing provinsi.

Menurut Dominggus, Tanah Papua memiliki posisi penting dalam agenda global terkait perubahan iklim dan pelestarian keanekaragaman hayati. Karena itu, kebijakan pembangunan harus tetap berpijak pada konteks dan kebutuhan lokal, tanpa mengabaikan tantangan global.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga semangat kolektif dalam membangun Tanah Papua.

“Semangat Satu Papua, Enam Provinsi, Enam untuk Satu harus terus kita jaga sebagai fondasi kolaborasi,” tegasnya.

Pertemuan ini diharapkan melahirkan kesepahaman bersama yang konkret dan memperkuat kerja sama lintas provinsi dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan yang adil, inklusif, dan berdaya saing di Tanah Papua. (jp/jn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Hati-hati salin tanpa izin kena UU no.28 Tentang Hak Cipta