DPRK Minta Bupati Evaluasi Plt Kadinkes Manokwari

MANOKWARI,JAGATPAPUA.com – Anggota DPRK Manokwari, Trisep Kambuaya, meminta agar Bupati segera melakukan evaluasi terhadap Plt Kepala Dinas Kesehatan Manokwari karena telah mengeluarkan kebijakan Sepihak. .
Langkah ini menyusul kebijakan merumahkan ratusan tenaga kesehatan (nakes) dan non-nakes non-ASN yang dinilai berdampak pada pelayanan publik.
Hal tersebut disampaikan Trisep usai Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama para nakes yang dirumahkan di Kampus STIH Sanggeng, Selasa (24/02/2026).
Menurutnya, Komisi IV DPRK Manokwari telah menindaklanjuti persoalan tersebut dengan memanggil Kepala Dinas Kesehatan bersama Sekretaris Daerah guna membahas nasib para tenaga kesehatan yang terdampak kebijakan itu.
“Kami sudah mengingatkan seluruh pimpinan OPD di lingkup Pemda Manokwari agar tidak gegabah mengeluarkan surat edaran untuk merumahkan tenaga non-ASN, termasuk nakes dan guru,” tegasnya.
Trisep menekankan bahwa kebijakan strategis seperti merumahkan tenaga non-ASN seharusnya melalui koordinasi dan rujukan resmi dari kepala daerah, bukan diputuskan sepihak di tingkat dinas.
Ia juga menyoroti isi surat dari Dinas Kesehatan yang menyebut adanya petunjuk Bupati. Namun, hingga saat ini DPRK menilai belum ada instruksi resmi, baik lisan maupun tertulis, dari Bupati Manokwari kepada seluruh OPD terkait kebijakan tersebut.
Karena itu, DPRK Manokwari meminta Bupati segera melakukan evaluasi terhadap pimpinan OPD, khususnya Plt Kepala Dinas Kesehatan, agar setiap kebijakan internal tetap berada dalam koridor koordinasi dengan kepala daerah.
“Dalam situasi seperti ini, kepala dinas yang mengeluarkan kebijakan tanpa koordinasi perlu mendapat evaluasi dari Bupati. Setiap kebijakan internal dinas harus berkoordinasi dengan kepala daerah,” ujar Trisep.
DPRK bersama pemerintah daerah dan pihak terkait, lanjutnya, akan terus berkoordinasi, termasuk dengan perwakilan pemerintah pusat, guna mencari solusi agar ratusan nakes yang dirumahkan dapat kembali bekerja dan pelayanan kesehatan di Manokwari tetap berjalan optimal.(jp/jn).










