Dinas KehutananKab Manokwari SelatanPemprov PB

Bupati Bernard Apresiasi Dukungan Pemprov Papua Barat dalam Pengembangan HHBK Masohi

Ini Merupakan Bentuk Perhatian Bapak Gubernur Dalam Mendorong Kemandirian Ekonomi Masyarakat Kami.

RANSIKI,JAGATPAPUA.com – Bupati Manokwari Selatan, Bernard Mandacan, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Papua Barat atas komitmen dan dukungan berkelanjutan dalam pengembangan Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK), khususnya komoditas unggulan kulit masohi di wilayah tersebut.

Apresiasi tersebut disampaikan menyusul keberhasilan Kelompok Perhutanan Sosial Kampung Yarmatum, Distrik Tahota, yang mampu memproduksi sebanyak 1,7 ton kulit masohi untuk dipasarkan hingga ke Surabaya. Capaian ini dinilai sebagai langkah maju dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal.

“Kami memberikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Papua Barat, khususnya Dinas Kehutanan, atas dukungan nyata dalam pengembangan HHBK masohi sebagai komoditas unggulan daerah. Ini merupakan bentuk perhatian Bapak Gubernur dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat kami,” ujar Bernard.

Menurutnya, terbukanya akses pasar hingga ke luar daerah menjadi peluang strategis dalam meningkatkan pendapatan masyarakat sekaligus berkontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD), baik di tingkat provinsi maupun kabupaten secara berkelanjutan.

Lebih lanjut, Bernard menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Manokwari Selatan terus berupaya memperkuat sektor-sektor unggulan seperti pertanian, perikanan, dan kehutanan sebagai tulang punggung ekonomi masyarakat.

Namun demikian, dukungan teknis dari pemerintah provinsi masih sangat dibutuhkan untuk mengoptimalkan potensi tersebut.

“Kami berharap adanya dukungan berupa penyediaan sarana dan prasarana, seperti alat pertanian, alat tangkap ikan, perahu fiber, serta peralatan pengolahan hasil hutan. Bantuan ini penting untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi kerja petani, nelayan, dan pengelola hasil hutan,” jelasnya.

Ia menambahkan, peningkatan kapasitas produksi dan pengolahan hasil sumber daya alam lokal akan berdampak langsung terhadap ketahanan pangan serta penguatan ekonomi masyarakat di daerah.

Selain itu, Bernard juga berharap kunjungan Gubernur Papua Barat ke Manokwari Selatan dapat menjadi momentum untuk melihat secara langsung kondisi riil di lapangan, sekaligus mengidentifikasi berbagai potensi dan kebutuhan pembangunan daerah.

“Semoga dukungan Bapak Gubernur dapat menjadi stimulus bagi percepatan pembangunan dan kemajuan Kabupaten Manokwari Selatan ke depan,” pungkasnya.
(jp/fir).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Hati-hati salin tanpa izin kena UU no.28 Tentang Hak Cipta