Beasiswa Kedokteran Khusus OAP Dibuka April 2026, Rp100 Juta Per Tahun
MANOKWARI,JAGATPAPUA.com – Pemerintah Provinsi Papua Barat akan membuka program beasiswa kedokteran khusus untuk Orang Asli Papua (OAP) pada April 2026. Pendaftaran secara online tersebut akan segera diumumkan.
Program ini menawarkan bantuan sebesar Rp100 juta per tahun bagi para penerima beasisws. Namun, ada persyaratan penting yang harus dipenuhi, yaitu penerima beasiswa diwajibkan menandatangani surat pernyataan untuk kembali dan mengabdi di Papua Barat setelah menyelesaikan pendidikan.
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Papua Barat, Dr. Barnabas Dowansiba senin (13/4/2026) menekankan pentingnya komitmen dari penerima beasiswa untuk kembali dan mengabdi di tanah kelahirannya.
“Kami meminta agar penerima beasiswa ini memiliki komitmen untuk kembali ke Papua Barat setelah lulus. Karena sebelumnya ada yang sudah dibiayai, namun setelah selesai pendidikan, mereka tidak kembali untuk mengabdi,” ujarnya.
Barnabas juga menyoroti tingginya kebutuhan tenaga medis, terutama dokter, di berbagai daerah di Papua Barat, seperti di Pegunungan Arfak (Pegaf) dan Manokwari Selatan (Mansel).
Oleh karena itu, ia mengharapkan pemerintah kabupaten dan kota untuk bersikap proaktif dalam menempatkan tenaga medis yang telah menyelesaikan pendidikan mereka.
“Jika mereka sudah kembali, maka pemerintah daerah harus proaktif menempatkan mereka di puskesmas atau fasilitas kesehatan yang masih kekurangan tenaga dokter,” tambah Barnabas.
Menurutnya, sinergi yang kuat antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota sangat penting untuk memastikan bahwa program beasiswa ini dapat memberikan manfaat nyata bagi pembangunan daerah, khususnya di sektor pendidikan dan kesehatan.
Dengan adanya beasiswa ini, diharapkan dapat tercipta lebih banyak dokter yang dapat membantu meningkatkan layanan kesehatan di Papua Barat, serta memperbaiki kondisi kesehatan masyarakat setempat.(jp/jn).













